Tuesday, August 9, 2016

Struktur dan Fungsi Vakuola Tumbuhan

Advertisement

Vakuola, orgenel khusus yang terdapat pada sel tumbuhan. Keberlangsungan sel tumbuhan begitu dipengaruhi oleh orgenel terbesar yang dimiliki sel ini. Tumbuhan memiliki vakuola yang berfungsi sebagai pembentuk tekanan turgor sel, tempat menyimpan bahan tertentu, tempat sampah, dan tempat degradasi organel lain. Sel hewan juga memiliki vakuola namun dengan ukuran yang jauh lebih kecil dari vakuola sel tumbuhan.

Vakuola umumnya berukuran besar hingga hampir memenuhi seluruh isi sitoplasma pada sel tumbuhan yang telah dewasa. Organel ini dibungkus oleh suatu membran tunggal yang disebut tonoplas. Di dalam tonoplas terdapat cairan yang umumnya disebut dengan getah sel. Getah ini sebagian besar tersusun atas air dan zat-zat terlarut lain tergantung jenis tumbuhannya.

Sel yang masih muda umumnya akan memiliki banyak vakuola yang berukuran kecil. Seiring dengan berkembangan sel tersebut, vakuola-vakuola tadi akan bersatu membentuk vakuola tunggal yang berukuran besar. Vakuola terbentuk dari retikulum endoplasma (RE) yang menjulur membentuk saluran-saluran kecil yang disebut provakuola. Saluran kecil ini akan saling menyatu sehingga terbentuk organel yang berbentuk mirip bola, setelah itu vakuola-vakuola kecil yang telah terbentuk akan bersatu membentuk vakuola yang lebih besar.

vakuola
Vakuola pada sel tumbuhan

Retikulum endoplasma adalah organel dengan membran ganda, namun vakuola hanya memiliki selapis membran saja.  Hal ini disebabkan karena aktivitas enzim hidrolitik dalam vakuola yang akan mencerna membran dalam dari vakuola baru yang terbentuk. Karena adanya enzim hidrolitik inilah vakuola berperan dalam degradasi (penghancuran) organel-organel sel yang telah tua dan rusak. Fungsinya hampir mirip dengan lisosom pada sel hewan.

Tekanan air dalam vakuola menyebabkan munculnya istilah tekanan turgor yang membuat sel tumbuhan tetap kokoh. Tekanan turgor yang tinggi menyebabkan sel tegang, sedangkan tekanan turgor yang rendah menyebabkan sel menjadi kendur. Tekanan turgor yang rendah menyebaban jaringan tumbuhan layu seperti pada kasus tumbuhan yang kurang mendapat air.

Vakuola menjadi tempat menyimpan berbagai bahan tertentu seperti kristal kalsium oksalat dan pigmen tumbuhan. Apabila kita mengamati sel-sel daun bayam, akan nampak adanya kristal kalsium oksalat yang disimpan dalam vakuola, walaupun vakuola tersebut tidak begitu nampak dengan metode pengamatan mikroskop biasa. Pigmen tumbuhan seperti kelompok antosianin larut dalam air dan disimpan dalam vakuola, pigmen inilah yang menyebabkan daun dan buah dapat berwarna biru, merah, atau ungu. Beberapa tumbuhan memiliki vakuola yang mengandung zat asam seperti jeruk nipis. Adanya zat asam inilah yang menyebabkan jeruk nipis berasa asam ketika dimakan.

Vakuola juga menjadi tempat sampahnya sel tumbuhan. Hasil-hasil metabolisme sekunder tumbuhan seperti nikotin dan alkaloid akan dibuang dalam vakuola agar tidak menjadi racun yang membahayakan sel itu sendiri. Beberapa sel dewasa tidak memiliki vakuola dan organel sel lainnya karena berperan sebagai penyokong dan transportasi zat, misalnya pada sklerenkim dan jaringan xilem.

0 komentar

Post a Comment