Saturday, July 9, 2016

Jenis-Jenis Elang di Indonesia Bagian 2

Advertisement

Sebagai konsumen puncak dalam rantai makanan, hampir tidak ada hewan lain yang ditakuti elang kecuali elang-elang yang lainnya. Mereka kuat, dipersenjatai dengan paruh dan cakar yang tajam, serta memiliki pandangan super jelas. Kemampuannya memburu mangsa memuat hewan-hewan kecil takut apabila melihat elang terbang bebas di udara.

Di Sunda Besar terdapat 34 jenis elang, baik jenis penetap maupun jenis migran. Dalam posting sebelumnya tentang Jenis-Jenis Elang di Indonesia Bagian 1 telah dijelaskan tentang 11 jenis elang. Pada bagian yang kedua ini akan dijelaskan 12 jenis elang yang lainnya.

Elang-elang tersebut adalah sebagai berikut.

Elang Ular Jari Pendek (Circaetus gallicus)

Burung ini disebut elang ular jari pendek karena memiliki proporsi jari yang lebih pendek dibandingkan elang-elang lain. Di Jawa mereka paling mudah dijumpai di Taman Nasional Baluran, Situbondo Jawa Timur. Tubuh bagian atas berwarna coklat gelap sedangkan bagian bawahnya keputihan bercoret-coret. Pada bagian ekor terdapat empat garis melintang yang dapat dijadikan sebagai tanda pengenal ketika elang ini terbang.


Elang Ular Jari Pendek


Elang Ular Bido (Spilornis cheela)

Elang ini cukup umum dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan merupakan jenis elang yang sangat cerewet. Mereka kerap mengeluarkan suara yang mirip pekikan ketika sedang terbang. Elang ini berwarna hitam agak kecoklatan dengan sedikit totol putih. Sayapnya lebar dan agak membentuk bulan sabit ketika sedang terbang. Ketika terbang akan terlihat garis putih lebar di bagian bawah sayap dan ekornya. Salah satu ciri khas elang ini adalah kulit di antara paruh dan mata (serra) yang berwarna kuning.


elang ular bido
Elang Ular Bido


Elang Ular Kinabalu (Spilornis kinabaluensis)

Elang ini memiliki ciri tubuh yang mirip dengan Elang Ular Bido namun dengan warna coklat yang lebih banyak di bagian dada dan perut. Garis putih di ekornya lebih jelas terlihat dibandingkan garis putih pada Elang Ular Bido. Elang ini merupakan burung endemik Kalimantan.


elang ular kinabalu
Elang Ular Kinabalu


Elang Rawa Timur (Circus spilonotus)

Elang ini merupakan burung migran yang berasal dari Asia Timur. Ketika daerah asalnya mengalami musim dingin, mereka akan berpindah mencari tempat hangat untuk menetap sementara. Jantan memiliki punggung coklat gelap dengan bagian bawah terang bercoret, sedangkan betinanya memiliki perut yang berwarna merah karat.


elang rawa timur
Elang Rawa Timur


Elang Rawa Katak (Circus aeruginosus)

Elang ini juga merupakan pengunjung dari wilayah Asia Timur. Burung jantan memiliki morfologi mirip elang rawa timur jantan namun dengan warna lebih terang, Betinanya juga mirip elang rawa timur betina namun tanpa warna merak karat di perut.


elang rawa katak
Elang Rawa Katak


Elang Rawa Kelabu (Circus Cyaneus)

Elang ini juga meruakan burung migran yang datang ketika daerah asalnya musim dingin. Jantan memiliki warn kelabu sedangkan betinanya berwarna coklat. Ciri khasnya adalah tunggir (pangkal ekor atas) yang berarna putih.


elang rawa kelabu
Elang Rawa Kelabu


Elang Rawa Tangling (Cicus melanoleucos)

Merupakan burung migran seperti elang rawa lainnya. Jantan berwarna hitam dengan garis putih di sayap dan perut yang berwarna putih. Betina berwarna coklat dengan sayap agak kelabu dan ekor bergaris lima. Tunggir elang ini juga berwarna putih.


elang rawa tangling
Elang Rawa Tangling


Elang Alap Nipon (Accipiter gularis)

Elang migran yang satu ini dapat dijumpai dalam jumlah banyak ketika musim migrasi tiba, mereka biasanya dalam kumpulan besar bersama Elang Alap Cina dan Sikep Madu Asia. Tubuh bagian atas berwarna gelap, bagian bawah terang bergaris-garis dan pada bagian ekor terdapat empat garis melintang.


elang alap nipon
Elang Alap Nipon


Elang Alap Cina (Accipiter soloensis)

Elang migran yang dapat dijumpai dalam jumlah ratusan bahkan ribuan dalam sekali perjumpaan karena biasanya terbang bersama dalam kelompok besar. Setiap bulan Oktober dapat dijumpai dengan mudah di tempat-tempat yang menjadi jalur migrasinya seperti di puncak Bogor dan gunung Ungaran. Terbang bersama Elang Alap Nipon dan Sikep Madu Asia. Tubuh atas gelap dan tubuh bawah terang tanpa garis.


elang alap cina
Elang Alap Cina


Elang Alap Besra (Accipiter virgatus)

Merupakan elang penetap dengan tubuh atas berwarna abu-abu gelap dan tubuh bawah terang bergaris-garis. Terdapat setrip mesial hitam di tenggorokan (setrip mesial adalah garis membujur pada tenggorokan). Terdapat lima garis pada ekornya. Betina berwarna lebih pucat dari jantan.


elang alap besra
Elang Alap Besra


Elang Alap Erasia (Accipiter nisus)

Merupakan burung migran yang berbiak di wilayah paleartik. Tubuh atas abu-abu gelap dan tubuh bawah terang bergaris-garis. Betina tubuh bagian atas berwarna coklat. Elang ini memiliki alis putih dan nampak lebih jelas pada betina, tidak memiliki setrip mesial.


elang alap erasia
Elang Alap Erasia


Elang Alap Jambul (Accipiter trivirgatus)

Elang ini memiliki ciri khas berupa jambul yang pendek, serta memiliki kumis dan setrip mesial gelap. Tubuh atas coklat gelap dan tubuh bawah terang bergaris-garis. Pada bagian ekor terdapat empat garis melintang.


elang alap jambul
Elang Alap Jambul

Bersambung ke Jenis-Jenis Elang di Indonesia Bagian 3 (maaf sementara belum ditulis, silahkan tunggu dulu sampai saya sempat menulis hehe)

0 komentar

Post a Comment