Sunday, January 17, 2016

Percobaan Bintik Buta Mata

Advertisement

Bintik buta adalah bagian pada retina dimana tidak terdapat sel-sel fotoreseptor yang berfungsi menerima rangsang cahaya. Sel-sel fotoreseptor (sel konus dan sel batang) akan menerima cahaya yang datang dan menghantarkan rangsang cahaya tersebut menuju serabut saraf untuk di interpretasikan di otak. Namun pada bagian bintik buta tidak terdapat sel-sel ini, sehingga ketika cahaya jatuh di tempat tersebut tidak akan terjadi penghantaran rangsang menuju otak.

Bintik buta manusia terdapat pada bagian belakang mata. Tepat di belakang bintik buta merupakan saluran untuk pembuluh darah dan saraf yang masuk jaringan mata. Bagian bintik buta dikonsentrasikan sebagai pintu gerbang bagi pembuluh darah dan saraf sehingga bagian ini tidak memiliki sel fotoreseptor untuk menangkap cahaya. Bintik buta ditemukan oleh Edme Moriette sekitar tahun 1660 yang awalnya menganggap bagian ini paling sensitif terhadap cahaya.

Untuk mengetahui adanya bintik buta pada mata dapat dilakukan dengan melakukan percobaan sebagai berikut.

Percobaan pertama

Perhatikanlah gambar huruf X dan O di bawah ini.


Ikuti instruksi berikut untuk membuktikan adanya bintik buta.
  • Tutup mata kiri dan perhatikanlah huruf X dengan menggunakan mata kanan.
  • Tetaplah fokus pada huruf X tersebut.
  • Geserlah mata mendekati gambar tersebut secara perlahan-lahan.
  • Pada jarak tertentu huruf O yang terdapat di samping huruf X akan hilang atau tidak terlihat oleh mata.

Jarak huruf O tersebut hilang dapat berbeda-beda pada masing-masing orang. Percobaan tersebut dapat juga di balik dengan menutup mata kanan, memperhatikan huruf O dengan menggunakan mata kiri dan mendekatkan pandangan.

Percobaan kedua

Perhatikanlah gambar di bawah ini.


Ikuti instruksi berikut untuk membuktikan adanya bintik buta.
  • Perhatikanlah tanda + yang terdapat di tengah lingkaran dengan kedua mata.
  • Tetaplah fokus pada tanda + tersebut.
  • Setelah beberapa saat, titik-titik di luar tanda + tersebut akan hilang satu-persatu.

Kunci keberhasilan dalam percobaan di atas adalah fokus mata kita. Apabila mata kita benar-benar fokus dalam memperhatikan tanda di tengah lingkaran, maka percobaan tersebut akan berhasil.

Bintik buta terdapat pada semua mata vertebrata. Dalam istilah medis bintik ini disebut dengan punctum caecum. Dalam dunia medis, munculnya bintik buta yang tidak normal disebut scotoma. Kondisi dimana pada bagian tertentu dari penglihatan mengalami gangguan, hilang, atau kabur. Misalnya saja seseorang yang melihat pada pemandangan padang rumput dan gunung, pada pandangan orang tersebut terdapat bagian tertentu dari bagian padang rumput atau gunung yang kabur dan tidak jelas.

Scotoma merupakan keadaan yang tidak normal yang disebabkan oleh gangguan pada otak maupun pada saraf yang menghantarkan rangsang menuju otak. Scotoma dapat terjadi pada penderita stroke, tumor, akibat benturan di kepala, dan konsumsi alkohol atau zat kimia lain.

0 komentar

Post a Comment