Tuesday, January 6, 2015

Boraks, Asam Borat, dan Bleng

Advertisement

bentuk kristal boraks
Bentuk kristal boraks
Boraks adalah senyawa yang sering digunakan oleh pedagang nakal untuk mengawetkan makanan dan membuat teksturnya menjadi lebih kenyal. Makanan-makanan seperti bakso, lotong, ketupat, cenil, dan cimol sering ditambah borak agar tidak mudah busuk sehingga bisa bertahan lama. Padahal penggunaan borak dalam makanan dapat mengakibatkan beberapa kelainan pada organ tubuh. Pemerintah melalui Badan POM RI telah melarang penggunaan boraks pada makanan, namun banyak pedagang nakal yang masih secara sembunyi-sembunyi menjual dan menggunakannya.

Perbedaan boraks, asam borat, dan bleng

Borak atau juga dikenal dengan nama sodium borat (Na2B4O7·10H2O) adalah suatu senyawa yang mengandung atom boron (B) dan terdapat dalam bentuk serbuk atau kristal berwarna putih. Boraks akan dapat dengan mudah berubah menjadi asam borat (H3BO3) dengan penambahan asam klorida (HCl). Dalam sistem pencernaan manusia, boraks dalam kadar rendah juga dapat berubah menjadi asam borat karena pengaruh dari asam lambung. Sedangkan bleng adalah boraks tidak murni yang banyak diperdagangkan di pasar-pasar tradisional

bleng di pasaran
Bleng di pasaran
Boraks, asam borat, dan bleng dapat negakibatkan bahaya apabila dikonsumsi dalam kadar tinggi. Bahan-bahan ini dapat mengakibatkan gangguan pada perut, ginjal, hati, otak, dan bahkan mengakibatkan kematian. Namun sayangnya bahan-bahan tersebut, terutama bleng, sangat mudah diperoleh dipasaran dengan harga yang cukup murah sehingga menyebabkan penggunaannya sulit dikontrol.

Sumber boraks

Boraks dapat diperoleh di alam dari tempat-tempat yang mengandung deposit hasil penguapan, seperti tambang-tambang garam dan kawah lumpur seperti di Bledug Kuwu, Jawa tengah. Dalam dunia industri boraks dan asam borat digunakan dalam kosmetik, detergen, atau pengawet kayu dan plastik. Bahan-bahan kayu dan plastik diberi boraks agar tidak mudah ditumbuhi jamur sehingga bisa tahan lama. Boraks juga dapat digunakan untuk memisahkan emas dari bijihnya menggantikan penggunaan raksa.

Atom boron dalam boraks sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh manusia, tetapi hanya dalam jumlah yang sangat sedikit. Atom boron tidak pernah dijumpai dalam bentuk murni, selalu dalam bentuk ikatan dengan atom-atom yang lain. Boron secara alami dapat diperoleh dari buah apel, pisang, kacang tanah, kacang almond, bir, wine, dan produk gandum. Boron dalam bahan-bahan makanan diatas terdapat dalam jumlah amat sedikit dan bermanfaat bagi metabolisme tubuh.

Uji nyala api untuk mendeteksi senyawa boraks

Asam borat dalam makanan dapat dideteksi dengan menggunakan uji nyala api. Dengan uji ini makanan yang mengandung borat akan menghasilkan nyala api yang berwarna hijau. Warna hijau ditimbulkan oleh pengaruh dari pemanasan atom boron yang terkandung di dalamnya. Uji nyala api merupakan uji yang paling sering digunakan untuk mendeteksi ada tidaknya senyawa boraks dalam makanan. Selengkapnya tentang uji nyala api, baca: Uji Nyala Api untuk Asam Borat.

1 komentar:

  1. Ace Maxs obat herbal multi khasiat yang tercipta dari manggis dan daun sirsak yang bagus untuk pengobatan penyakit secara total.

    Ace Maxs, Cara Pemesanan Ace Maxs, Jelly Gamat QnC, Produk Green World Original.

    ReplyDelete