Tuesday, December 3, 2013

Kutikula

Advertisement

Kutikula merupakan sebutan untuk pelapis luar dari bagian tubuh organisme yang bersifat kuat dan lentur yang berfungsi untuk perlindungan. Kutikula terdapat pada tumbuhan, hewan, jamur, maupun manusia.

Kutikula tanaman merupakan lapisan yang mengandung zat lilin yang diproduksi oleh sel epidermis daun, ujung batang dan bagian-bagian yang bersentuhan dengan udara lainnya. Komponen utama penyusun kutikula adalah kutin dan zat lilin. Kutikula memiliki struktur yang rumit dan berlapis-lapis.

Lapisan pertama merupakan timbunan zat lilin yang disebut sebagai lapisan lilin epikutikuler. Lapisan berikutnya merupakan kutikula sebenarnya yang mengandung kutin dan zat lilin. Lapisan di bawahnya terdiri atas beberapa lapis kutikula yang tersusun atas selulosa, kutin, dan zat lilin. Lapisan pektin merupakan pemisah antara kutikula dengan dinding sel epidermis. Kutikula tumbuhan berperan untuk mengurangi penguapan dan melindungi dari serangan patogen.

Gambar 1. Kutikula tumbuhan

Kutikula tumbuhan bersifat permeabel terhadap air dan molekul larut air. Tumbuhan xerofit seperti kaktus biasanya memiliki lapisan kutikula yang tebal untuk kelangsungan hidupnya di lingkungan yang kering. Tumbuhan yang hidup disekitar lautan memiliki kutikula yang lebih tebal untuk melindungi dari efek beracun garam. Sifat kutikula yang menolak air tampak jelas pada daun tanaman talas yang tidak basah apabila terkena air.

Hewan arthropoda memiliki kutikula yang membentuk eksoskeleton, tersusun atas khitin, protein, lemak, dan katekolamin. Nematoda memiliki kutikula yang tersusun atas kolagen, cutiklin, glikoprotein dan lemak. Jamur memiliki kutikula pada lapisan luar basidiokarp-nya.

0 komentar

Post a Comment