Tuesday, April 26, 2016

Mengapa Ikan Tertarik Cahaya di Malam Hari?

Advertisement

Apakah anda memiliki hobi memancing? Bila iya, anda pasti setuju apabila memancing di malam hari ketika bulan purnama maka akan mendapat ikan yang lebih banyak, apalagi bila dikombinasikan dengan pasang air yang tinggi. Poin penting di sini adalah ternyata ikan-ikan lebih banyak makan umpan di malam bulan purnama. Ikan-ikan tertarik pada cahaya bulan purnama yang terang. Sebenarnya bukan hanya bulan purnama, ikan-ikan akan tertarik pada lampu-lampu dan juga penerangan lain yang ada di dekatnya.

Ikan memiliki sifat tertarik pada cahaya di malam hari. Mereka akan mendekati sumber cahaya tersebut, sehingga ketika malam purnama akan banyak ikan naik ke permukaan karena tertarik pada terangnya bulan. Ikan-ikan yang naik ke permukaan air akan memudahkan pemancing untuk menangkap ikan tersebut. Pernahkah anda bertanya apa yang membuat ikan-ikan begitu suka dengan cahaya di malam hari?

ikan tertarik cahaya lampu
Ikan-ikan yang tertarik cahaya lampu

Ada suatu teori umum yang menjelaskan aktivitas ikan menuju cahaya, begini bunyinya: Ketika malam hari, cahaya rembulan atau lampu akan menarik lankton-plankton berkumpul. Fitoplankton memerlukan cahaya untuk melakukan fotosintesis, zooplankton yang berukuran lebih besar akan berkumpul untuk memakan fitoplankton tersebut. Adanya fitoplankton dan zooplankton akan menarik ikan-ikan kecil datang untuk memakannya, akibatnya ikan-ikan besar akan datang untuk memakan ikan kecil tersebut.

Peristiwa di atas merupakan rantai makanan yang diawali oleh fitoplankton di dalam air, yang dipengaruhi oleh cahaya di malam hari. Cahaya akan menarik fitoplankton, fitoplankton menarik zooplankton, zooplankton menarik ikan kecil, ikan kecil menarik ikan besar.

Namun sebenarnya teori tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar. Saya menyimpulkan demikian karena melihat aktivitas dari larva-larva ikan komet yang saya pelihara. Larva tersebut saya pelihara dalam akuarium berukuran sedang dan saya beri makan berupa telur yang diblender halus. Di malam hari, saya nyalakan lampu ultraviolet di atas akuarium itu sebagai penerangan tambahan.

Ternyata setiap kali saya nyalakan lampu, larva-larva ikan akan berenang di permukaan air. Awalnya saya pikir ikan itu tertarik karena suhu permukaan air yang menjadi lebih hangat karena pengaruh lampu. Namun ternyata ketika lampu saya ganti dengan lampu yang lebih kecil dan tidak menimbulkan perubahan suhu permukaan air, larva-larva tetap berenang di permukaan air. Ketika tidak ada lampu yang saya nyalakan, larva tersebut akan berenang di dasar dan di tengah akuarium. Saya asumsikan tidak ada plankton di dalam akuarium karena akuarium tersebut saya taruh di dalam rumah dan airnya rajin saya ganti dengan air tanah.

Dari kejadian tersebut saya menyimpulkan bahwa, sejak dilahirkan larva ikan memang memiliki naluri alamiah untuk tertarik dengan cahaya. Why? Mengapa ikan punya naluri tersebut? Mungkin hal ini berhubungan dengan naluri alamiah ikan untuk memperoleh makanan terutama di malam hari. Naluri ikan yang menuju cahaya akan memudahkan ikan menemukan plankton yang tertarik pada cahaya. Jadi naluri alamiah tersebut akan menjaga kelangsungan hidup ikan di ekosistemnya.

Jadi yang dapat saya simpulkan adalah, ikan memang memiliki naluri untuk tertarik terhadap cahaya sejak mereka dilahirkan. Awalnya memang naluri, namun seiring pertumbuhannya, naluri tersebut akan menjadi kebiasaan ketika ikan akhirnya tahu bahwa mendekati cahaya artinya akan memperoleh banyak makanan. Bila hal itu sudah menjadi kebiasaan, maka ikan akan selalu melakukannya di sepanjang masa hidupnya. Yang awalnya naluri akan berkembang menjadi kebiasaan apabila menimbulkan keuntungan untuk dirinya.

Epilog...

Saya juga punya ikan komet dewasa di akuarium yang berbeda. Ketika saya beri lampu ultraviolet, ikan tersebut tidak terpengaruh dan tidak menuju cahaya. Mengapa demikian? Menurut saya hal itu terjadi karena ikan telah belajar bahwa mendekati cahaya tidak akan membuatnya memperoleh makanan. Naluri yang ada pada ikan telah kalah dengan kebiasaan hidupnya sehari-hari. Mendekati cahaya-pun mereka tidak akan memperoleh plankton karena saya pelihara dalam akuarium.

Sekarang ikan-ikan komet tersebut malah akan sangat antusias ketika melihat tangan saya mendekati akuarium. Biasanya tangan saya mendekati akuarium untuk memberi ikan-ikan tersebut makan. Memori ini tertanam dalam otak ikan, sehingga ketika saya tidak ingin memberi makan-pun, ikan akan tetap antusias ketika melihat tangan saya mendekat. Jadi, ikan belajar dari kegiatan yang berulang-ulang terjadi. Naluri yang ada akan kalah dengan kebiasaan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Jadi naluri apabila tidak menguntungkan akan hilang secara perlahan-lahan.

Kesimpulan:
  • Naluri yang menguntungkan akan menjadi kebiasaan
  • Naluri yang tidak menguntungkan akan hilang 

0 komentar

Post a Comment