Tuesday, February 17, 2015

Mikrosporogenesis dan Mikrogametogenesis pada Angiosperma

Advertisement

Mikrosporogenesis adalah proses pembentukan mikrospora atau serbuk sari, sedangkan mikrogametogenesis adalah proses pembentukan gamet yang terjadi pada serbuk sari tersebut. Mikrosporogenesis dan mikrogametogensis terjadi pada organ reproduksi jantan bunga. Proses tersebut dilakukan agar tumbuhan tersebut dapat melakukan proses penyerbukan untuk menghasilkan biji sebagai alat perkembangbiakan.

Mikrosporogenesis

Proses mikrosporogenesis terjadi pada anthera (kepala sari). Anthera adalah bagian ujung dari serbuk sari dan berbentuk sedikit menggelembung seperti kotak atau bulatan. Di dalam anthera ini akan terjadi mikrosporogenesis dengan sel induk mikrospora sebagai sumbernya.

Sel induk mikrospora akan membelah secara meiosis (melaui meiosis 1 dan meiosis 2) dan menghasilkan 4 sel mikrospora. Keempat sel mikrospora tersebut masih menempel dalam satu kelompok sehingga dinamakan tetrad. Mikrospora akan saling memisahkan diri saat mulai matang dan siap keluar dari anthera.

mikrosporogenesis
Proses pembentukan serbuk sari


Mikrospora atau serbuk sari ini dapat keluar setelah anthera pecah karena pengaruh kadar air yang berkurang atau karena benturan fisik. Serbuk sari akan terbawa angin atau terbawa oleh serangga untuk selanjutnya jatuh pada kepala putik untuk melakukan proses penyerbukan.

Mikrogametogenesis

Setelah serbuk sari jatuh pada kepala putik, akan segera terjadi proses pembentukan gamet (mikrogametogenesis) pada serbuk sari tersebut. Gamet yang dimaksud disini adalah inti sel serbuk sari yang nantinya akan membuahi ovum dan inti kandung lembaga sekunder pada bakal biji.

Pada mulanya sel serbuk sari hanya memiliki 1 inti sel saja yang terletak di tepi sel. Inti sel ini akan melakukan pembelahan untuk membentuk inti generatif dan inti vegetatif. Inti generatif terletak di tepi sel, sedangkan inti generatif terletak di tengah sel tersebut. Inti generatif tersebut keudian membelah sekali lagi membentuk inti generatif 1 dan inti generatif 2, yang keduanya sering disebut dengan nama sperm cell.

mikrogametogenesis
Proses pembentukan gamet jantan angiosperma


Proses pembuahan terjadi pada bakal biji tumbuhan. Serbuk sari yang jatuh pada kepala putik akan berkecambah membantuk buluh serbuk sari. Buluh serbuk sari seperti saluran kecil yang merupakan perpanjangan dari serbuk sari yang akan mencari jalan menuju bakal biji. Buluh serbuk sari menjadi tempat lewatnya inti sel serbuk sari untuk membuahi ovum dan inti kandung lembaga sekunder.

Inti vegetatif akan berberan sebagai penunjuk jalan bagi pergerakan 2 inti generatif. Setelah mencapai bakal biji, inti generatif 1 akan membuahi ovum untuk membentuk zigot dan inti generatif 2 akan membuahi inti kandung lembaga sekunder untuk membentuk endosperma. Zigot merupakan calon individu baru yang pertumbuhan awalnya berasal dari cadangan makanan yang terdapat pada endosperma.

Mikrosporogenesis dan mikrogametogenesis adalah proses penting dalam pembentukan serbuk sari dan gamet jantan tumbuhan. Proses ini perlu terjadi agar suatu tumbuhan dapat melangsungkan proses reproduksinya untuk menghasilkan keturunan baru.

3 komentar: