Wednesday, January 14, 2015

Metode Ekstraksi dengan Ekstraktor Soxhlet

Advertisement

Ekstraktor soxhlet adalah alat yang digunakan untuk mengekstraksi suatu senyawa dari material padatnya. Alat ini ditemukan oleh Franz von Soxhlet pada tahun 1879 dan pada awalnya hanya digunakan untuk mengekstraksi lemak dari material padatnya. Suatu senyawa yang memiliki kelarutan yang sangat spesifik dengan larutan tertentu dapat dipisahkan dengan mudah dengan proses filtrasi sederhana. Namun apabila senyawa tersebut memiliki kelarutan yang terbatas, dapat digunakan ekstraktor soxhlet untuk memisahkan senyawa tersebut dari material asalnya.

Dalam soxhlet akan digunakan pelarut yang berfungsi melarutkan senyawa yang akan diekstraksi. Pelarut ini  biasanya adalah larutan yang bersifat non polar seperti metana. Pelarut tersebut akan diuapkan kemudian dembunkan. Embun hangat yang mengenai material padat akan menyebabkan senyawa yang dikandungnya larut bersama larutan tersebut. Perhatikanlah gambar ekstraktor soxhlet di bawah ini.

Bagian-bagian ekstraktor soxhlet
bagian ekstraktor soxhlet

  1. Stirrer, agar panas tersebar merata
  2. Tabung distilasi, sebagai wadah untuk pelarut
  3. Saluran uap distiasi
  4. Tudung bahan
  5. Tempat material padat
  6. Sifon atas
  7. Saluran sifon keluar
  8. Penyambung
  9. Kondenser, untuk mengembunkan uap
  10. Saluran air pendingin masuk
  11. Saluran air pendingin keluar.

Langkah-langkah penggunaan ekstraktor soxhlet


  1. Bungkus bahan padat yang akan diekstrak dengan kertas saring
  2. Masukkan bahan padat pada tempatnya
  3. Masukkan pelarut pada tabung distilasi
  4. Rangkai alat soxlet sesuai dengan gambar dan jangan lupa menyambung condenser dengan keran air
  5. Panaskan tabung dengan reflux
  6. Suhu pemanas harus lebih rendah dari titik didih senyawa yang akan diekstraksi

ekstraktor soxhlet
Setelah pelarut mencapa titik didihnya, pelarut tersebut akan menguap dan naik ke atas. Ketika uap mencapai condenser, uap akan mengembun dan kemudian membentuk tetesan-tetesan air. Tetesan air ini akan jatuh menuju ruangan tempat bahan padat, sedikit demi sedikit.

Ruang bahan padat secara perlahan terus terisi dengan tetesan pelarut, hal ini memungkinkan senyawa-senyawa tertentu yang diinginkan larut pada pelarut. Ketika pelarut telah memenuhi ruangan bahan, sifon akan bekerja dan mengeluarkan seluruh pelarut menuju tabung distilasi kembali. Metode pengeluaran ini mirip dengan kerja selang yang digunakan untuk menyedot air di bak mandi. Untuk lebih jelas perhatikanlah animasi dalam link berikut ini. Animasi soxhlet.

Bahan padat dibungkus kertas saring agar material padat tidak ikut larut bersama pelarut. Satu siklus soxhlet berakhir ketika sifon mengeluarkan seluruh isinya menuju tabung distilasi. Siklus tersebut dilakukan berulang-ulang hingga seluruh senyawa yang diinginkan terekstraksi.

Ekstraktor soxhlet akan menghemat penggunaan pelarut, karena dapat digunakan berulang-ulang. Senyawa yang telah terlarut tidak akan ikut menguap saat dipanaskan karena suhu reflux telah diatur di bawah titik didih senyawa.

4 komentar:

  1. Kalo boleh tau itu metode nya dikutip dri mna ya min..? Makasi info nya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dikutip dari pelbagai sumber dan materi kuliah bung..

      Delete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. makasih banget infonya,, ada animasinya lgi mmbuat sya lebih mengerti

    ReplyDelete