Monday, October 6, 2014

Makan Daging Mentah Menyehatkan?

Advertisement

Hampir semua orang tahu apa itu sashimi, makanan khas jepang berupa daging ikan yang dipotong kecil-kecil dan dimakan mentah. Daging mentah yang disajikan di restoran-restoran mahal terdengar eksotis dan menggoda. Namun apakah memakan daging mentah sehat bagi tubuh?


Beberapa orang berpendapat bahwa mengkonsumsi makanan mentah lebih menyehatkan dibandingkan dengan makanan matang hasil pemanasan. Mereka menyatakan bahwa makanan mentah atau belum melalui proses pemanasan memiliki kadar gizi yang lebih baik karena kandungan-kandungan di dalamnya tidak rusak. Pendapat tersebut ada benar dan salahnya tergantung dari jenis makanannya.

Apabila kita berbicara sayur dan buah, mentah memang lebih baik dan menyehatkan dibandingkan yang telah dimasak. Tanpa pemanasan, vitamin yang terkandung di dalamnya tidak banyak yang rusak. Faktanya, beberapa vitamin sangat mudah rusak dengan pemanasan. Dengan mengkonsumsi buah dan sayur segar, dengan syarat harus benar-benar bersih, akan sangat menyehatkan dan berdampak baik bagi tubuh.

Namun apabila kita membahas daging, entah itu ayam, sapi, ikan atau yang lain, memakannya mentah-mentah ternyata kurang baik bagi tubuh. Walaupun daging tersebut telah dibersihkan permukaannya tetap saja tidak menyehatkan bagi tubuh. Kenapa demikian?

Beberapa jenis cacing pita hidup dalam daging hewan hidup. Cacing tersebut akan menggerogoti daging hewan tersebut namun tetap mempertahankan kehidupan hewan tersebut. Daging hewan yang mengandung cacing pita sangat berbahaya apabila dikonsumsi manusia karena cacing tersebut atau telur yang ada di dalamnya dapat berpindah ke tubuh manusia dan hidup di dalam daging.

Cacing pita dan telurnya dapat mati dengan pemanasan yang cukup, sehingga daging yang telah dimasak akan aman dari ancamannya. Namun daging mentah penuh dengan resiko. Kita tidak tahu apakah daging yang disajikan mengandung cacing atau tidak, karena cacing pita, apalagi telurnya berukuran kecil dan terkadang sulit dilihat langsung. Mereka juga akan hidup jauh di dalam daging sehingga tidak akan nampak dari luar.

Beberapa kasus cacing pita pada manusia diketahui menjangkiti seseorang yang gemar mengkonsumsi daging yang belum dimasak. Salah satu kasus yang paling terkenal terjadi di China, dimana seseorang yang dirahasiakan identitasnya, tubuhnya menjadi sarang ribuan cacing pita. Tubuh orang tersebut tidak menunjukkan kelainan apapun, hanya dia sering merasa gatal di bawah kulitnya. Setelah diadakan penyinaran dengan sinar x, ternyata ditemukan beribu-ribu cacing pita di dalam tubuhnya. Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui orang tersebut sangat menyukai sashimi sebagai makanannya. Cacing tersebut berasal dari telur atau cacing dewasa yang ada pada sashimi yang biasa dia makan. Telur cacing akan bertahan dari asam lambung manusia kemudian menetas, menembus daging dan mulai berpesta dengan daging disekitarnya.

Daging mentah mengandung resiko dan berbahaya bagi tubuh. Oleh sebab itu kita wajib menghindari mengkonsumsi daging yang belum dimasak. Sangat baik bagi kita mengkonsumsi sayur dan buah segar, namun daging segar yang belum dimasak justru merugikan tubuh.

0 komentar

Post a Comment