Tuesday, September 9, 2014

Nilai Penting Burung

Advertisement

Burung, hewan terbang  unik yang menjadi inspirasi banyak orang. Lambang negara kita saja adalah burung garuda, terinspirasi dari elang jawa (Nisaetus bartelsi) yang gagah dan kuat. Negara lain yang juga memiliki lambang negara berupa burung adalah amerika serikat, memiliki lambang negara elang botak (Haliaetus leucochepalus) dan masih banyak negara lain lagi. Burung benar-benar hewan yang menjadi sumber inspirasi manusia.

Elang jawa, inspirasi lambang negara

Di ekosistem sendiri, burung memiliki peran penting dalam jaring-jaring makanan. Burung membantu penyerbukan berbagai macam tanaman, seekor burung madu sriganti (Nectarinia jugularis) mampu membantu penyerbuakan banyak bunga dalam satu hari. Burung juga membantu penyebaran biji banyak tumbuhan. Burung-burung pemakan buah seperti julang emas (Aceros undulatus) tidak dapat mencerna biji dalam buah tersebut, biji-bijian itu akan keluar bersama feses, jatuh di tempat baru dan tumbuh menjadi tanaman baru. Hal itu menjaga spesies tumbuhan tersebut untuk tetap eksis di permukaan bumi.

Kamu pasti pernah mendengar tentang burung dodo (Raphus cucullatus), burung endemik di Mauritius, dekat Madagaskar. Dodo membantu penyerbukan spesies tumbuhan tambalacoque, ketika dodo punah pada abad 16 atau 17, tambalacoque ini ikut punah karena tidak ada lagi yang membantu perkembangbiakannya. Perkembangbiakan tambalacoque tergantung oleh dodo, biji tambalacoque dapat tumbuh baru setelah melewati proses pencernaan di perut dodo. Mungkin tidak ada hewan lain yang memakan biji tambalacoque selain dodo, sehingga ketika dodo punah tumbuhan itupun ikut punah.

Dodo, punah karena perburuan manusia

Burung juga berperan dalam pengendalian hama tanaman, burung-burung pemakan serangga seperti prenjak padi (Prinia Inornata) akan memakan serangga-serangga yang ada di lahan pertanian. Kegiatan burung prenjak itu dapat membantu petani mengandalikan hama secara alami, tanpa menggunakan bahan kimia, sehingga aman bagi lingkungan.

Burung memiliki peran penting sebagai indikator lingkungan sekitar kita. Perhatikanlah lingkungan sekitarmu, apabila masih banyak dijumpai burung liar, artinya lingkunganmu masih baik dan cukup asri. Apabila sudah jarang dijumpai burung, itu berarti kamu dapat menyimpulkan bahwa lingkungan tersebut sudah kurang sehat. Salah satu burung yang biasa dijadikan indikator lingkungan adalah burung sepah kecil (Pericrocotus cinamomeus), apabila di sekitar tempat tinggalmu masih dijumpai burung ini, artinya lingkunganmu masih baik dan belum banyak polusi.

Sepah kecil, salah satu indikator lingkungan

Banyak orang memperoleh penghidupan dari burung, memperjualbelikan burung sebagai penghias rumah ataupun diincar suaranya yang merdu. Hal ini tak dapat dihindari lagi karena telah terjadi selama beratus-ratus tahun dari jaman nenek moyang kita. Dari hobi tersebut terjadi perputaran uang yang tidak sedikit dan menjadikan perekonomian lebih lancar. Permintaan terhadap burung-burung peliharaan terus meningkat sepanjang waktu. Namun yang harus menjadi perhatian kita adalah, bolehlah kita memihara dan memperjualbelikan burung namun harus burung yang berasal dari penangkaran sehingga tidak mengurangi jumlahnya di alam.

Burung-burung di alam sudah semakin sedikit jumlahnya, kalau kita terus menangkapnya dari alam apa yang akan tersisa untuk anak cucu kita. Mereka tidak dapat lagi menikmati keindahan burung di alam sekitar lagi. Marilah kita kampanyekan bersama untuk stop jual-beli burung dari hasil tangkapan di alam.  Melihat dan mendengarkan burung di sangkar memang indah, namun lebih indah lagi melihat dan mendengar keindahannya di pepohonan, di alamnya langsung.

0 komentar

Post a Comment