Wednesday, February 19, 2014

Model Pembelajaran Problem Based Instruction

Advertisement

Problem based instruction adalah pembelajaran yang berlandaskan paham konstruktivistik yang mengakomodasi keterlibatan siswa dalam belajar dan pemecahan masalah. Model ini menekankan siswa untuk mampu menganalisis masalah, mengumpulkan informasi, mengumpulkan dan menganalisis data, serta menemukan solusi untuk permasalahan tersebut. Model ini dapat dilakukan secara mandiri ataupun kelompok, namun umumnya dilakukan secara kelompok.
Guru perlu menyiapkan permasalahan yang harus dipecahkan siswa sebelum melaksanakan pembelajaran dengan model ini. Permasalahan dapat disajikan dalam bentuk lembar kerja siswa, lembar diskusi siswa maupun petunjuk kegiatan praktikum.
Lembar kerja dan lembar diskusi siswa disusun sedemikian rupa sehingga memacu siswa untuk menganalisis permasalahan yang ada. Pertanyaan-pertanyaan yang terdapat di dalamnya bukanlah pertanyaan yang bersifat hafalan, namun adalah soal-soal yang bersifat analisis. Siswa diharapkan menganalisis petunjuk-petunjuk dalam soal untuk dapat menjawab pertanyaan.
Petunjuk kegiatan praktikum dirancang guru dengan sistem yang berbeda dari yang biasa. Petunjuk praktikum tidak mencantumkan langkah kerja dan alat yang pasti, namun memacu siswa untuk dapat menemukan langkah kerja dan alat tersebut. Hal itu dapat dibantu dengan menyiapkan gambar-gambar tentang rangkaian alat ataupun kegiatan yang harus dilakukan, siswa menganalisis gambar tersebut untuk dapat menemukan langkah kerja dan alat yang akan digunakan.

Langkah-langkah dalam pembelajaran problem based instruction adalah sebagai berikut.
  1. Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok kecil.
  2. Guru membagikan / menyampaikan permasalahan yang harus dipecahkan masing-masing kelompok.
  3. Guru membimbing kelompok menganalisis permasalahan.
  4. Guru membimbing kelompok mengumpulkan informasi dan mengumpulkan data.
  5. Guru membimbing kelompok menyusun pemecahan masalah.
  6. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya.
  7. Guru memberikan kesimpulan dari hasil diskusi siswa.
  8. Guru membimbing siswa melakukan refleksi dan evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilakukan terkait kendala yang muncul serta perbaikan yang perlu dilakukan.
Kelebihan model problem based instruction adalah sebagai berikut.
  1. Siswa terlibat dalam proses pemecahan masalah sehingga akan tercipta pembelajaran penuh makna.
  2. Melatih siswa bekerjasama dalam kelompok untuk memecahkan masalah.
  3. Melatih kemampuan berpikir kritis siswa.
Kekurangan model problem based instruction adalah sebagai berikut. 
  1. Membutuhkan waktu yang banyak.
  2. Siswa yang malas tidak dapat mencapai tujuan pembelajaran yang ditargetkan.
  3. Tidak semua materi dapat diajarkan dengan model ini.
Contoh pertanyaan yang dapat digunakan dalam pembelajaran problem based learning untuk mata pelajaran biologi.
Tekanan arah tinggi merupakan salah satu penyebab penyakit stroke. Tekanan darah tinggi disebabkan oleh tertimbunnya lemak di dinding dalam pembuluh darah. Penyakit stroke menyebabkan seseorang tidak dapat menggerakkan salah satu atau seluruh bagian tubuhnya.
Mengapa timbunan lemak dibagian dalam pembuluh darah dapat menyebabkan tekanan darah tinggi?
Bagaimanakah cara untuk mencegah terkena penyakit stroke?

0 komentar

Post a Comment