Sunday, February 8, 2015

Perbandingan Jantung Ikan, Amfibi, Reptil, Burung, dan Mamalia

Advertisement

Jantung adalah organ khusus yang memiliki fungsi untuk memompa darah. Jantung tersusun atas otot-otot khusus yang tidak merasa lelah walaupun terus berdenyut. Otot-otot ini dapat terus berkontraksi dan berelaksasi walaupun tanpa kesadaran individu tersebut. Jantung bekerja karena adanya aliran listrik khusus yang menstimulasi jantung untuk berdenyut. Itulah sebabnya apabil ada seseorang yang mengalami gagal jantung, dokter akan membanu kerja jantungnya dengan memberikan kejutan listrik.

Hewan-hewan vertebrata memiliki anatomi jantung yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut menyesuaikan dengan ukuran, aktivitas, dan habitat dari hewan-hewan tersebut. Hewan yang berukuran lebih besar akan memiliki ukuran jantung yang lebih besar pula. Berikut ini adalah perbedaan struktur jantung pada ikan, amfibi, reptil, burung, dan mamalia dilihat dari jumlah ruang jantung serta model peredaran darah yang terjadi padanya.

Perbandingan ruang jantung ikan, amfibi, reptil, burung, dan mamalia
Perbandingan ruang jantung ikan, amfibi, reptil, burung, dan mamalia



Jantung ikan
Jantung ikan hanya terdiri atad 2 ruang jantung saja, yaitu 1 serambi dan 1 bilik. Aliran peredaran darah dari ikan juga lebih sederhana dibandingkan dengan hewan vertebrata yang lain. Darah kotor akan dipompakan dari bilik menuju insang untuk mendapat pasokan oksigen. Kemudian darah ini akan langsung mengalir ke seluruh tubuh dan kembali ke jantung dengan memasuki bagian serambi.

Jantung amfibi
Amfibi memiliki 3 ruang jantung, yaitu 2 serambi dan 1 bilik. Darah kotor dari seluruh tubuh akan masuk serambi kanan kemudian menuju bilik. Dari bilik darah akan dipompa menuju paru-paru untuk mendapat pasokan oksigen kemudian kembali ke jantung dengan memasuki serambi kiri. Dari serambi kiri darah akan masuk ke bilik dan dipompakan ke seluruh tubuh kembali. Bila diperhatikan pada daerah bilik terdapat sedikit pencampuran antara darah kotor dan darah bersih karena bilik jantung amfibi hanya 1 saja.

Jantung reptil
Jantung reptil terdiri atas 4 ruang seperti jantung mamalia, namun terdapat sekat yang belum sempurna (lubang) pada daerah serambinya. Lubang ini disebut dengan nama foramen panizzae. Darah kotor dari seluruh tubuh akan masuk serambi kanan, kemudian menuju bilik kanan dan dipompa menuju paru-paru. Dari paru-paru, darah bersih akan masuk serambi kiri, kemudian bilik kiri untuk selanjutnya dipompa menuju seluruh tubuh. Adanya sedikit lubang pada bagian serambi ini memungkinkan terjadinya sedikit pencampuran darah bersih dan kotor pada bagian serambi.

Jantung burung dan mamalia
Jantung burung dan mamalia memiliki struktur yang serupa, yaitu 4 ruang jantung yang sempurna. Adanya sekat jantung yang sempurna menjadikan peredaran darah bersih dan kotor dapat berlangsung dengan sempurna tanpa pencampuran keduanya. Darah kotor akan masuk serambi kanan, menuju bilik kanan, menuju paru-paru, menuju serambi kiri, kemudian bilik kiri untuk akhirnya dipompa menuju seluruh bagian tubuh.

5 komentar: