Thursday, May 18, 2017

Sebuah Dongeng Cucak Sakit Tubuh

Advertisement

Dunia burung dipenuhi dengan nama lokal yg aneh dan lucu sesuai dengan tempat burung tersebut hidup. Seperti nama seekor burung famili Picnonotidae si cucak sakit tubuh ini, aneh dan lucu sekali didengar telinga ada seekor burung bernama sakit tubuh hahaha. Kenapa si pemberi nama burung ini memberinya nama yang aneh, apa dia tidak memikirkan perasaan si cucak yang mungkin malu ketika bergaul dengan teman-teman burung lain di hutan, namanya aneh sendiri wkwk.

Namun saya sebagai seorang pemerhati burung mencoba menelaah secara mendalam dan setajam silet...sreeeet. Kira-kira apa yang mendasari penamaan aneh ini. Akhirnya setelah berjibaku dengan buku-buku tebal semacam mc kinnon atau burung-burung di kepulauan Indonesia, dan Birds of the Worlds saya tak jua menemukan alasan yang masuk akal. Akhirnya saya jadi ingat dengan sebuah obrolan bersama teman saya adek angkatan di pelatuk BSC yang bernama Ardi. Obrolan itu terjadi berbulan-bulan lalu pada waktu pelantikan anggota BSC yang dilaksanakan di wana wisata Tinjomoyo Semarang. Dari obrolan singkat itu saya mulai menemukan tanda-tanda asal muasal penamaan burung ini.

cucak sakit tubuh

Jadi sejarah penamaan cucak sakit tubuh adalah sebagai berikut.

Alkisah pada tahun 1800 an ada seorang ahli burung dari Belanda yang melakukan eksplorasi burung di hutan Kalimantan dibantu oleh seorang pembantunya dari Jawa. Di hutan Kalimantan yang masih penuh dengan rerimbunan pohon-pohon tinggi, mereka naik turun bukit mencari burung-burung untuk mereka amati. Tak lupa mereka membawa senjata utama seorang birdwatcher yaitu teropong dengan merk Konan.

Saat mereka sedang asik meneropong rimbunnya pepohonan tiba-tiba nampak oleh si pembantu seekor burung di tajuk bawah pohon Ulin muda.

"Bos, itu ada burung di atas sana itu."

"You orang lihat burung apa?" Tanya bosnya dengan nada khas orang kompeni.

"Tidak tahu bos, saya belum pernah lihat burung itu."

"Wah....mana dimana burungnya...ik (saya) mau lihat"

"Itu itu bos di atas sana itu." si pembantu menunjuk-nunjuk letak si burung dengan jari telunjuknya.
Ahli Belanda itu kemudian segera meraih teropongnya dan mengarahkan pada lokasi yang ditunjuk si pembantu. Dasar si ahli burung ini sudah ahli pake teropong, tak butuh waktu lama untuknya menemukan burung tersebut.

"Wow....wonderfull...opmerkelijk...itu adalah bird yang belum pernah ik lihat, itu mungkin jenis baru yang belum pernah dideskripsikan ahli manapun." Katanya dengan menggebu-gebu.

Si ahli Belanda mulai mengeluarkan alat sketsanya untuk membuat deskripsi gambar burung yang ditemuinya ini.

Kemudian sambil menyaksikan bosnya asik menggambar, si pembantu bertanya kepada bosnya, " itu kan jenis baru bos, belum ada yang menemukan sebelumnya jadi si bos bisa ngasih nama ke burung itu dong, kira-kira mau dikasih nama apa bos?"

"Kalo ik perhatikan, burung itu hampir sama seperti kutilang, cuma seluruh tubuhnya hitam jadi ik mau kasih nama itu burung cucak hitam."

"Tapi bos itu ada garis putih-putihnya juga di sayap."

"Oh kalo begitu ik kasih nama cucak hitam putih saja."

"Tapi bos, saya kira lebih bagus cucak putih hitam deh." kata si pembantu sambil memegang dagunya yang panjang mirip dagu bos Bumi Resources Aburizal Bakrie.

"Oh no no....tetap cucak hitam putih."

"Tapi bos, bagusan putih hitam ah..lebih puitis gitu."

"You orang cuma pembantu tidak usah ngeyel sama ik ya."

Saat mereka sedang berdebat satu sama lain tentang nama yang sesuai tiba-tiba burung itu bersuara.........."uhuk-uhuk."

Bos dan pembantunya itu kaget dan segera memasang telinga untuk mendengar suaranya dengan lebih jelas....dan si burung bersuara lagi "Uhuk uhuk uhuk.......ha ha ha hasssyiiiiiii..........." burung itu batuk-batuk dan bersin dengan keras, dan suara batuknya seperti batuk orang tua yang sakit parah.

Kedua orang yang menyaksikan peristiwa itu kaget bukan kepalang dan saling berpandangan selama beberapa saat hingga akhirnya secara bersama-sama keduanya berteriak ,"Oalaaaah...cucak sakit itu...cucak sakit tubuh."

Dan sejak itulah dikenal jenis burung baru dengan nama lokal cucak sakit tubuh hahaha.

Sebuah dongeng penuh khayalan karena penulis sedang butuh hiburan saja wkwkwk. Tapi bisa jadi kejadiannya memang demikian tapi tak ada orang yang tahu kan kecuali si pemberi nama itu sendiri.

Fin.

Fakta tentang cucak sakit tubuh

Cucak sakit tubuh (Pycnonotus melanoleucos) dan dalam bahasa inggris disebut black and white bulbul, merupakan burung dari keluarga kutilang-kutilangan yang dapat dijumpai di Sumatera dan Kalimantan. Burung ini berukuran sedang berwarna hitam dengan penutup sayap berwarna putih. Burung ini memakan buah-buah dan hewan kecil yang ditemukannya. Suaranya merupakan nada tunggal tanpa melodi "pet-it". (bukan uhuk uhuk ya hehe).

0 komentar

Post a Comment