Friday, April 14, 2017

Jenis Danau Berdasarkan Proses Terjadinya

Advertisement

Danau menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah genangan air yang sangat luas yang dikelilingi daratan. Danau memiliki peran yang sangat penting bagi makhluk hidup yang ada di sekitarnya. Air danau dapat berasal dari mata air yang ada di tempat tersebut, dari sungai, maupun dari air hujan yang terkumpul.

Terdapat banyak sekali danau di Indonesia, baik danau alami maupun danau buatan manusia. Danau yang terluas di Indonesia adalah danau Toba di Sumatera (107.216 Ha), saking luasnya terdapat pulau di tengah danau yang disebut dengan samosir. Danau toba telah menjadi destinasi wisata yang cukup terkenal di pulau Indonesia.

danau toba
Danau Toba

Berdasarkan kejadiannya atau proses terciptanya, danau dibedakan menjadi 6 jenis yaitu danau tektonik, danau vulkanik, danau tektonik vulkanik, danau karst, danau glasial, dan danau buatan. Penjelasan untuk masing-masing danau adalah sebagai berikut.

Danau tektonik

Danau tektonik merupakan danau yang tercipta karena penurunan atau pemerosotan permukaan tanah sehingga menjadi cekung. Cekungan yang tercipta ini akan terisi oleh air hujan, mata air, maupun air sungai sehingga menjadi danau. Contoh danau tektonik di Indonesia adalah danau singkarak di Sumatera yang terkenal sebagai penghasil ikan bilih.

Danau vulkanik

Danau vulkanik adalah danau yang tercipta karena aktivitas letusan gunung berapi. Letusan gunung ini akan mengakibatkan munculnya cekungan di puncak gunung atau di lereng gunung. Cekungan inilah yang selanjutnya akan terisi oleh air dan menjadi danau. Contoh danau vulkanik adalah danau kelimutu di Flores.

Danau tektonik vulkanik

Danau tektonik vulkanik adalah danau yang tercipta karena aktivitas penurunan permukaan tanah dan letusan gunung berapi. Cekungan yang muncul ini akhirnya akan terisi air dan menjadi danau. Contoh danau tektonik vulkanik adalah danau Toba di Sumatera.

Danau karst

Danau karst adalah danau yang muncul di daerah batuan kapur akibat proses larutnya batu kapur oleh air hujan. Danau yang terbantuk di batuan kapur umumnya tidak luas sehingga disebut lokva. Contohnya adalah lokva Bendogede di Yogyakarta.

Danau glasial

Danau glasial adalah danau yang tercipta karena aktivitas gletser atau bukit-bukit es yang besar. Bukit-bukit es tersebut akan mencair dan mengisi daerah cekungan di sekitarnya menjadi danau. Danau ini muncul di daerah-daerah yang memiliki suhu yang sangat dingin seperti Eropa Utara, Kanada, dan Rusia. Contoh danau glasial adalah danau Ontario di Kanada.

Danau buatan

Danau buatan atau bendungan atau waduk adalah danau yang tercipta karena aktivitas manusia yang menginginkan adanya danau di suatu tempat. Waduk biasa dibuat untuk membantu aktivitas irigasi atau sebagai sumber untuk pembangkit listrik tenaga air. Contohnya adalah waduk Wadaslintang di Wonosobo Jateng.

Danau-danau di Indonesia beserta luasnya
No
Nama danau
Luas (Ha)
1
Danau Toba
107.216
2
Danau Towuti
59.840
3
Danau Sentani
34.375
4
Danau Poso
34.280
5
Danau Mantana
16.640
6
Danau Ranau
12.528
7
Fanau Laut Tawar
10.937
8
Danau Singkarak
10.176
9
Danau Maninjau
9.980
10
Danau Tempe
9.406
11
Danau Jatiluhur
9.016
12
Danau Gajah Mungkur
8.950
13
Danau Riam Kanan
6.160
14
Danau Karang Kates
5.250
15
Danau Tondano
4.360
16
Danau Kerinci
4.264
17
Danau Rawapening
1.920
18
Danau Batur
1.568
19
Danau Segara Anak
1.100
20
Danau Selorejo
750
21
Danau Bratan
374

0 komentar

Post a Comment