Friday, May 6, 2016

Burung Puyuh Di Jawa dan Bali

Advertisement

Puyuh adalah jenis burung-burung kecil berekor pendek bertubuh gempal yang tidak bisa terbang tinggi. Di jawa, burung puyuh juga disebut dengan nama burung gemak atau manuk gemak. Mereka adalah pejalan kaki yang tangguh, mencari makan berupa biji, buah, atau serangga di permukaan tanah. Sayapnya kurang ideal untuk terbang, mereka hanya terbang rendah ketika kaget atau menghindari musuh yang datang.

Pada zaman dahulu, burung puyuh sering ditangkap untuk dikonsumsi daging dan telurnya. Itulah yang menyebabkan jumlahnya turun drastis di alam. Di Jawa dan Bali dapat ditemukan tiga jenis puyuh, yaitu gemak tegalan, gemak loreng, dan puyuh batu. Kata gemak dan puyuh dalam dunia akademis merujuk pada dua suku burung yang berbeda. Namun dalam pembahasan ini saya memasukkan mereka ke dalam kelompok yang sama karena mereka memiliki morfologi tubuh yang serupa. Selain itu, masyarakat awam juga menyebut gemak dan puyuh untuk satu jenis burung yang sama.

Gemak tegalan

Gemak loreng atau Turnix sylvatica memiliki ukuran paling kecil (14 cm) dibandingkan dua saudaranya. Burung ini berwarna coklat dengan coretan putih pada bagian atas tubuh dan terdapat bintik-bintik hitam pada sisi tubuhnya. Bagian dada tidak berwarna merah karat tanpa garis. Gemak loreng betina memiliki ukuran lebih besar dibandingkan jantan.

small buttonquail
Gemak tegalan

Gemak loreng
Gemak loreng atau Turnix suscicator memiliki ukuran agak besar (16 cm). Burung ini berwarna coklat dengan coretan putih di tubuhnya. Gemak loreng betina memiliki leher yang berwarna hitam. Pada bagian dada terdapat coretan hitam yang dimiliki oleh kedua jenis kelamin. Sama seperti saudaranya, si gemak tegalan, gemak loreng betina memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dari jantan.

barred buttonquail
Gemak loreng

Puyuh batu
Puyuh batu atau Coturnix chinensis dalah anggota famili yang berbeda dengan dua saudaranya. Walaupun begitu karena memiliki morfologi tubuh yang mirip, mereka sering dianggap menjadi satu kelompok burung yang serupa. Burung ini berukuran 15 cm dengan jantan berukuran lebih besar dari betina. Si jantan memiliki tubuh gelap dengan garis hitam dan putih di tenggorokan. Jantan juga memiliki dada gelap dengan perut kemereh-merahan. Sednagkan si betina mirip dengan gemak loreng, hanya berukuran lebih kecil, perut lebih putih, dan kakinya berwarna kuning.

chinese painted quail
Puyuh batu

Gemak tegalan dan loreng dimasukkan dalam family turnicidae. Suku ini memiliki anggota yang umumnya betina lebih besar dan lebih mencolok dibandingkan jantan. Betina akan kawin dengan beberapa jantan dan meninggalkan telur yang akan dierami oleh si jantan. Burung jantan juga bertugas merawat anak-anaknya hingga dewasa dan dapat hidup sendiri. Ketika masa kawin tiba, betina akan menarik perhatian jantan untuk kawin dengannya. Si jantan akan memilih betina yang akan dikawininya, umumnya jantan memilih betina yang bertubuh lebih besar dengan penampilan menarik.

Sedangkan gemak loreng merupakan anggota family phasianidae, satu suku dengan ayam-ayaman. Suku ini memiliki ciri berupa jantan yang berwarna lebih menarik dan mencolok. Si betina bertubuh lebih suram untuk menyamarkan diri dengan keadaan sekitar. Menjelang kawin, si jantan akan menarik betina untuk kawin dengannya. Betina akan memilih jantan yang memiliki tubuh paling menarik dibandingkan yang lainnya. 

0 komentar

Post a Comment