Monday, April 11, 2016

Cara Kerja Indra Penciuman Manusia

Advertisement

Ketika kita membicarakan penciuman, pasti organ hidung yang akan menjadi objek utama pembahasan. Hidung merupakan organ yang dimiliki oleh kebanyakan vertebrata. Namun ikan dan ular tidak memiliki hidung, mereka hanya memiliki lekukan seperti lubang kecil yang disebut nostril. Hidung befungsi untuk mendeteksi senyawa kimia pada udara yang dihirup ke dalam saluran pernapasan. Kemampuan hidung mendeteksi senyawa kimia disebabkan adanya sel-sel kemoreseptor di permukaan dalam rongga hidung.

Penciuman sebenarnya mirip dengan sensasi pengecapan di lidah. Kedua indra tersebut sama-sama mendeksi senyawa kimia, bedanya hanya medium yang menjadi pelarut senyawa tersebut. Pada indra pengecapan senyawa kimia dapat dirasakan apabila terlarut pada zat cair, sedangkan pada penciuman harus terlarut pada udara. Sel-sel pendeteksi senyawa kimia pada indra pengecapan juga merupakan sel kemoreseptor pada papila (tonjolan-tonjolan) lidah.

Kerja dari indra penciuman akan sangat mempengauhi indra pengecapan. Misalnya pada orang yang mencium aroma masakan yang lezat, maka ketika makan dia akan merasakan rasa masakan tersebut lebih nikmat. Namun ketika seseorang sedang pilek sehingga kerja indra penciuman terganggu, akan menyebabkan makanan yang dia makan menjadi terasa kurang nikmat karena aroma makanan tersebut tidak terasa.

kemoreseptor hidung
Struktur jaringan pada hidung
Sel kemoreseptor hidung merupakan sel bersilia yang terletak di bawah selaput lendir (mukus) hidung. Sel tersebut akan mendeteksi senyawa kimia yang terdifusi masuk ke dalam lendir. Proses penciuman yang terjadi di hidung terjadi dengan langkah-langkah sebagai berikut.
  • Senyawa kimia terlarut pada udara dan masuk ke dalam hidung.
  • Senyawa kimia tersebut akan berdifusi masuk ke dalam lendir hidung dan menempel pada sel kemoreseptor.
  • Senyawa tersebut berikatan dengan reseptor spesifik di membran plasma sel kemoreseptor.
  • Pengikatan ini akan menyebabkan terciptanya potensial aksi (impuls) yang akan dihantarkan oleh sel saraf menuju otak.
  • Otak akan memproses potensial aksi ini dan mengubahnya menjadi sensasi bau tertentu.
  • Otak manusia mampu membedakan ribuan bau yang berbeda tergantung dari jenis senyawa yang menempel pada kemoreseptor.

Hidung selain berfungsi sebagai indra penciuman juga memiliki peran penting dalam sistem pernapasan. Hidung manusia ujungnya terbentuk dari tulang rawan sehingga terasa kenyal apabila dipegang. Di dalam rongga hidung terdapat rambut-rambut yang fungsinya menyaring kotoran-kotoran yang ada pada udara pernapasan. Selain itu, di rongga hidung juga terdapat lapisan lendir yang akan menangkap kotoran yang masuk hidung. Debu dan kotoran lain akan terhalang oleh rambut hidung dan terperangkap dalam lendir hidung sehingga tidak akan mengotori paru-paru. Beberapa fungsi hidung dalam kaitannya dengan pernapasan manusia adalah sebagai berikut.
  • Hidung akan menyaring debu dan kotoran dari udara yang masuk.
  • Hidung akan mengatur suhu udara yang masuk.
  • Hidung akan mengatur kelembaban udara yang masuk.
Proses penyaringan dan penyesuaian suhu serta kelembaban udara oleh hidung penting untuk menjaga kesehatan paru-paru manusia. Oleh karena itu bernapas menggunakan hidung lebih sehat dibandingkan bernapas menggunakan mulut. Karena mulut tidak memiliki lendir dan rambut yang akan menyaring udara pernapasan yang masuk tubuh. 

0 komentar

Post a Comment