Saturday, March 26, 2016

Pengertian dan Jenis Mikoriza

Advertisement

Mikoriza adalah hubungan simbiosis mutualisme antara jamur dengan akar tumbuhan. Jamur tersebut akan diuntungkan dengan memperoleh karbohidrat dari tumbuhan. Sedangkan tumbuhan memperoleh keuntungan dengan bertambahnya luas permukaan penyerapan air dan tersedianya fosfat serta mineral lain yang penting bagi proses metabolisme. Mikoriza adalah hubungan yang sangat umum dan terjadi pada mayoritas tumbuhan yang ada di Bumi.

Mikoriza lebih efisien dalam menyerap mineral dalam tanah dibandingkan dengan akar biasa. Mineral fosfor contohnya akan sulit diserap oleh akar tumbuhan pada tanah dengan keadaan cenderung asam seperti di daerah tropis. Namun dengan adanya mikoriza, penyerapan fosfor akan berjalan lebih mudah sehingga sangat menguntungkan bagi tumbuhan. Bila dilakukan perbandingan antara tumbuhan yang memiliki mikoriza dan tumbuhan tanpa mikoriza, maka pertumbuhan dari tumbuhan dengan mikoriza akan lebih cepat.

Bukti fosil menunjukkan mikoriza telah muncul sejak zaman dahulu kala. Mikoriza dianggap sangat berpengaruh dalam membantu tumbuhan tumbuh subur ketika masa-masa awal Bumi. Dengan adanya mikoriza, tumbuhan prasejarah dapat memperoleh mineral yang dibutuhkan walaupun kondisi tanah waktu itu masih keras dan kurang menguntungkan. Pada masa sekarang, mikoriza juga banyak ditemukan pada tumbuhan yang tumbuh di tempat ekstrim, yang memiliki sedikit kandungan hara. Mikoriza tersebut membantu tumbuhan tetap memperoleh mineral untuk pertumbuhannya. Mikoriza juga akan mensekresikan hormon yang membuat akar tumbuhan menjadi lebih panjang.

Jenis-Jenis Mikoriza

Berdasarkan struktur hifanya, mikoriza dibedakan menjadi ektomikoriza dan endomikoriza. Hifa adalah benang-benang halus yang membentuk tubuh jamur. Ektomikoriza memiliki hifa yang membungkus akar, sedangkan endomikoriza memiliki hifa yang menembus dinding sel akar. Penjelasan lebih lengkap tentang keduanya adalah sebagai berikut.

Ektomikoriza

Ektomikoriza memiliki miselium (kumulan hifa) yang membungkus permukaan akar sehingga membentuk mantel. Hifa yang membungkus akar ini akan meningkatkan luas permukaan akar dalam menyerap air di sekitarnya. Akar yang dibungkus ektomikoriza umumnya tidak memiliki bulu akar, karena peran bulu akar telah digantikan oleh hifa-hifa jamur tersebut. Akar pada ektomikoriza juga umumnya berbentuk lebih pendek dengan lebih banyak percabangan diandingkan dengan akar tanpa ektomikoriza.

Mantel hifa membungkus akar pada ektomikoriza
Hifa jamur dalam ektomikoriza akan menembus hingga korteks akar untuk mempermudah pertukaran zat. Hifa ini tidak merusak struktur dinding sel, hifa tersebut akan tumbuh dan membangun jaringan pada ruang-ruang antar sel tumbuhan. Ektomikoriza banyak ditemukan pada keluarga tumbuhan pinus. Beberapa ektomikoriza juga dapat membentuk tubuh buah di atas tanah yang dapat dimanfaatkan sebagai makanan manusia.

Endomikoriza

Endomikoriza memiliki jaringan hifa yang sulit dilihat dengan mata telanjang karena tidak memiliki mantel yang membungkus akar. Endomikoriza baru nampak jelas apabila dilakukan pengamatan dengan mikroskop. Hifa akan memanjang ke dalam tanah dan juga masuk menuju jaringan akar tumbuhan. Endomikoriza ditemukan pada 90% jenis tumbuhan dan sangat umum dibandingkan dengan ektomikoriza.
Hifa pada pada endomikoriza membentuk arbuscle pada sel akar
Hifa akan masuk jaringan akar, menembus dinding sel tumbuhan dan membentuk jaringan di dalam sel. Hifa tersebut tidak akan menembus membran sel tumbuhan, hanya membangun jaringan dengan cara menekan membran sel tumbuhan. Mirip dengan jari tangan kita yang menekan balon, jari tangan diibaratkan hifa dan balon diibaratkan sebagai membran sel. Hifa yang telah masuk sel akan bercabang banyak dan membentuk struktur mirip simpul yang disebut dengan arbuscle.

Akar hanya dapat membentuk mikoriza apabila bertemu denga jenis-jenis jamur tertentu dalam tanah. Jamur pembentuk ektomikoriza umumnya dari kelompok basidiomicota, sedangkan pembentuk endomikoriza umumnya dari kelompok ascomicota. Tumbuhan yang hidup pada medium steril misal dalam budidaya hidroponik atau aeroponik tidak akan membentuk mikoriza.

0 komentar

Post a Comment