Saturday, August 15, 2015

Macam Jaringan Epitelium

Advertisement

Epithelium atau sering disingkat epitel merupakan jaringan yang melapisi permukaan dalam dan luar tubuh hewan. Jaringan ini tersusun atas sel-sel yang terikat ketat dengan sel sekitarnya sehingga memungkinkan jaringan ini berfungsi sebagai pelindung mekanik, mencegah masuknya patogen, dan mencegah terjadinya penguapan yang berlebihan.

Epitel melapisi seluruh permukaan badan hewan, melapisi rongga mulut, hidung, melapisi pembuluh darah, dan organ-organ lain di dalam tubuh. Terdapat berbegai macam jaringan epitel yang terletak pada tempat yang berbeda-beda sesuai fungsinya masing-masing.

Epitel dapat dibedakan berdasarkan bentuk sel-selnya yang meliputi pipih, kubus, dan silindris (lonjong). Epitel juga dibedakan berdasarkan jumlah lapisannya, berlapis-lapis atau hanya selapis saja. Jaringan epitel yang berlapis-lapis terdapat pada organ yang langsung berhadapan dengan lingkungan luar, sedangkan epitel selapis terdapat pada organ yang aktif melakukan proses difusi seperti dinding kapiler darah.

macam jaringan epitelium
Macam jaringan eptelium

Macam-macam jaringan epitel berdasarkan bentuk selnya adalah sebagai berikut.

Epitel pipih selapis

Epitel ini tersusun atas sel-sel yang memiliki bentuk pipih dan hanya selapis sel saja. Karena bentuknya yang pipih ini, epitel selapis pipih memiliki peran utama dalam pertukaran zat masuk dan keluat jaringan tertentu. Organ-organ yang dilapisi epitel selapis pipih antara lain dinding kapiler darah, dan alveolus.

Epitel pipih berlapis

Epitel ini tersusun asas sel-sel yang memiliki bentuk pipih dan memiliki struktur berlapis-lapis. epitel ini berfungsi sebagai pelindung mekanik, mencegah masuknya patogen penyebab penyakit, dan meminimalkan terjadinya penguapan. Epitel ini terdapat pada permukaan kulit tubuh, rongga mulut, rongga hidung. dan vagina.

Epitel kubus selapis

Epitel ini tersusun atas sel-sel yang berbentuk kubus dan hanya selapis sel saja. Jaringan ini terspesialisasi untuk fungsi-fungsi sekresi (mengeluarkan zat tertentu seperti enzim). Jaringan ini terdapat pada tubulus ginjal, kelenjar ludah, kelenjar tiroid, dan banyak kelenjar lainnya.

Epitel kubus berlapis

Epitel ini tersusun atas sel-sel yang berbentuk kubus dan memiliki struktur berlapis-lapis. Epitelium ini juga memiliki fungsi dalam sekresi zat tertentu. Jaringan ini terdapat pada ovarium, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak.

Epitel silindris selapis

Epitel ini tersusun atas selapis sel yang berbentuk silindris/lonjong. Epitel ini memiliki fungsi dalam sekresi dan penyerapan zat tertentu. Jaringan ini dapat ditemukan pada permukaan dalam usus yang mensekresikan enzim dan menyerap nutrisi hasil pencernaan.

Epitel silindris berlapis

Epitel yang tersusun atas sel-sel berbentuk silindris yang strukturnya berlapis-lapis. Epitel ini memiliki fungsi dalam sekresi dan perlindungan, epitel jenis ini terdapat pada konjungtiva palpebra.

Epitel silindris berlapis semu

Jaringan epitel ini sebenarnya tersusun atas selapis sel, namun karena ketinggian masing-masing selnya tidak sama menjadi nampak berlapis-lapis. Epitel ini terdapat pada saluran pernapasan, memiliki silia di permukaannya untuk mengeluarkan benda asing yang masuk saluran pernapasan. Epitel ini juga mensekresikan lendir untuk menangkap kotoran yang masuk saluran pernapasan.


Epitel transisional

Epitel transisional tersusun atas berlapis-lapis sel dengan bentuk yang berbeda-beda. Sel-sel bagian luar biasanya berbentuk pipih dan semakin tebal hingga membentuk kubus di bagian dalam. Epitel ini memiliki kemampuan meregang dengan baik dan terdapat pada kandung kemih. Epitel ini dapat berubah bentuk tergantung dari banyak dan sedikitnya isi kandung kemih. Selain itu, epitel ini juga terdapat pada ureter dan uretra.

Selain berdasarkan bentuk selnya, epitel juga dapat dibedakan berdasarkan sifat kelenjarnya. Epitel dalam kelompok ini memiliki spesialisasi dalam menghasilkan dan mengekskresikan zat-zat tertentu. Berdasarkan ada tidaknya saluran lewatnya zat yang dihasilkan terdapat dua macam epitel kelenjar, yaitu:

Kelenjar eksokrin

Merupakan kelenjar yang memiliki saluran khusus sehingga zat yang disekresikan dapat langsung sampai pada organ target. Zat-zat yang disekresikan oleh kelenjar endokrin disebut dengan enzim. Misalnya adalah enzim lipase yang dihasilkan oleh pankreas, terdapat saluran yang menghubungkan pankreas dengan usus halus sehingga lipase dapat langsung sampai di usus untuk mencerna lemak.

Kelenjar endokrin

Merupakan kelenjar yang tidak memiliki  saluran khusus sehingga zat yang disekresikan tidak langsung sampai pada organ target. Zat yang disekresikan oleh kelenjar endokrin disebut dengan hormon. Hormon akan disekresikan ke peredaran darah, beredar ke seluruh tubuh untuk menemukan orgen target. Contohnya adalah hormon insulin yang dihasilkan oleh pankreas untuk menurunkan kadar gula dalam darah.

0 komentar

Post a Comment