Saturday, June 13, 2015

Pengertian dan Jenis Kofaktor Enzim

Advertisement

Enzim adalah biokatalisator yang berfungsi untuk mempercepat jalannya reaksi-reaksi kimia namun enzim tersebut tidak ikut bereaksi. Enzim adalah molekul protein yang dibentuk oleh sel-sel makhluk hidup untuk menjalankan proses metabolisme. Ada enzim yang keseluruhan molekulnya merupakan protein, namun ada pula yang mempunyai gugus bukan protein. Enzim yang yang tersusun atas protein dan gugus bukan protein disebut sebagai holoenzim.

kofaktor enzim

Holoenzim terdiri atas molekul protein (disebut apoenzim) dan gugus bukan protein (yang disebut kofaktor). Sebagai contohnya adalah enzim katalase yang mencerna hidrogen peroksida menjadi air dan oksigen, enzim tersebut terdiri atas molekul protein dan ferriprotorifirin. Kofaktor adalah bagian enzim yang penting untuk aktivitas katalitik enzim. Kofaktor terbagi menjadi 3 macam, yaitu gugus prostetik, koenzim, dan ion metal.

Gugus prostetik

Gugus prostetik merupakan senyawa organik yang berikatan kuat dengan apoenzim dan sulit terurai. Contoh gugus prostetik adalah dan FAD (flavin adenine dinukleotida) dan heme. FAD merupakan gugus prostetik dari suksinat dehidrogenase, enzim yang mengkatalisis perubahan suksinat menjadi fumarat pada siklus krebs. Heme merupakan gugus prostetik yang terikat pada enzim peroksidase.

Koenzim

Koenzim adalah senyawa organik yang berikatan lemah (sesaat dan tidak permanen) dengan apoenzim. Pada saat enzim bekerja, koenzim akan terpisah dan bertindak sebagai akseptor sementara untuk produk yang terjadi. Umumnya molekul koenzim merupakan turunan dari vitamin. Contoh koenzim adalah FMN (flavin mononukleotida) dan NAD (nikotinamida adenine dinukleotida) pada enzim dehidrogenase.

Ion metal

Merupaka ion-ion metal (logam) yang berasosiasi dengan apoenzim dan diperlukan untuk aktivitas enzim tertentu. Ion metal tersebut berikatan dengan apoenzim melalui ikatan koordinasi. Contoh ion metal dalam enzim adalah ion Zn++ pada enzim karboksipeptidase, dan ion Mg++ pada enzim heksokinase.

Secara umum kofaktor memiliki peran sebagai berikut.
  • Kofaktor akan melengkapi dan memodifikasi struktur enzim sehingga substrat (bahan yang diolah enzim) dapat melekat.
  • Kofaktor bereaksi sebagai donor elektron atau donor atom bagi sbstrat.
  • Kofaktor dapat bertindak sebagai penerima sementara untuk atom, elektron, atau proton yang selanjutnya dapat kembali setelah reaksi selesai.
  • Kofaktor bersama residu tertentu mempolarisasi substrat sehingga mudah dikatalisis enzim.

0 komentar

Post a Comment