Monday, April 20, 2015

Simbiosis Mutualisme Hewan dengan Bakteri

Advertisement

Herbivora memakan tumbuhan sebagai makanan utama untuk memenuhi kebutuhan energinya. Tumbuhan adalah jenis makanan yang susah dicerna karena kandungan selulosa pada dinding selnya. Selulosa adalah serat kuat yang dapat dicerna dengan enzim selulose, namun sayangnya hewan-hewan herbivora tidak mampu menghasilkan enzim tersebut. Enzim selulose dihasilkan oleh jenis bakteri dan protista tertentu yang hidup bersimbiosis dalam perut herbivora.

Bentuk simbiosis antara herbivora dan mikroorganisme dalam perutnya akan menguntungkan kedua pihak yang bersangkutan. Herbivora dibantu dalam mencerna selulosa sedangkan mikroorganisme akan memperoleh tampat hidup dan mendapat pasokan makanan yang konsisten.

hoatzin
Hoatzin, burung herbivora yang bersimbiosis dengan mikroorganisme dalam temboloknya

Lokasi mikroorganisme hidup dalam perut herbivora berbeda-beda tergantung pada jenisnya. Lokasi ini menjadi poin kunci dalam keberhasilan mencerna tumbuhan dan kesuksesan hidup kedua jenis makhluk hidup tersebut. Beberapa lokasi tempat tinggal mikroorganisme pembantu pencernaan adalah sebagai berikut.

Ruminansia
Ruminansia atau hewan memamah biak adalah hewan yang akan mengunyah kembali makanan yang telah ditelannya. Ruminansia seperti sapi, kerbau, domba, dan rusa bersimbiosis dengan mikroorganisme yang tinggal dalam lambungnya. Hewan-hewan ini memiliki 4 jenis lambung yang beberapa diantaranya dihuni jenis-jenis mikroorganisme yang mampu menghasilkan enzim selulose. Baca juga Cara Kerja Lambung Ruminansia.

Kuda
Kuda dan herbivora lain seperti koala memiliki usus buntu panjang yang dihuni mikroorganisme penghasil enzim selulose. Usus buntu hewan-hewan ini memiliki ukuran yang sangat panjang, bahkan dapat memiliki panjang sama dengan usus halusnya.

Kelinci
Kelinci dan hewan rodensia lainnya bersimbiosis dengan mikroorganisme yang tinggal pada usus buntu dan usus besarnya. Mikroorganisme dalam usus besar akan mencerna serat-serat selulosa menjadi karbohidrat pendek yang dapat diserap hewan tersebut. Namun terdapat masalah dimana penyerapan nutrisi terjadi di usus halus, sedangkan usus besar terletak setelah usus halus. Untuk mengatasi hal ini, hewan-hewan rodensia akan memakan sebagian kotoran yang telah dikeluarkan agar dapat menyerap nutrisi yang telah dihasilkan oleh mikroorganisme.

Hoatzin
Hoatzin adalah burung pemakan tumbuhan yang hidup di Amerika Selatan. Mereka memiliki tembolok yang berdinding kasar yang digunakan untuk menghancurkan daun dan bagian tumbuhan lain menjadi potongan yang lebih kecil. Dalam tembolok tersebut juga terdapat mikroorganisme yang akan mencerna serat-serat selulosa pada daun.

0 komentar

Post a Comment