Sunday, February 8, 2015

Kelompok Pisces

Advertisement

Pisces adalah bahasa yunani yang memiliki arti ikan. Mereka adalah vertebrata air yang hidup di semua perairan di seluruh dunia, bahkan di gua-gua bawah tanah yang gelap gulita sekalipun kadang ditemukan ikan. Umumnya, ikan menggunakan insang sebagai alat pernapasannya, namun ada pula beberapa ikan yang justru bernapas dengan paru-paru dan perlu keluar air untuk dapat bernapas. Salah satu ciri khusus ikan adalah adanya sirip yang membantunya bergerak di dalam air. Pisces merupakan anggota filum vertebrata yang memiliki jenis paling banyak.

Struktur tubuh

Sebagai organisme air, ikan membutuhkan anggota badan yang dapat digunakan untuk membantunya bergerak di dalam air. Anggota badan tersebut adalah sirip. Dengan sirip ini, ikan dapat mendorong tubuhnya untuk bergerak ke depan, ke belakang, ke atas, ke bawah ataupun diam mengambang di Dalam air. Sirip sirip ikan dibedakan berdasarkan letaknya pada tubuh. Sirip yang terletak di punggung dinamakan sirip dorsalis, yang terletak di dada disebut sirip pektoralis, yangterletak di pinggang disebut sirip pelvikalis, yang terletak di dekat anus disebut sirip analis dan yang terletak di ekor disebut sirip kaudalis.

struktur tubuh ikan

Insang adalah organ pernapasan umum pada ikan. Aliran air akan mengalir melewati insang dan mengikat oksigen yang terlarut di dalamnya. Oksigen dapat terikat karena di sekitar insang ini banyak sekali pembuluh darah yang berperan mengikat dan menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh ikan. Beberapa ikan bernapas menggunakan paru-paru walaupun hidup di air. Salah satu jenis ikan yang bernapas dengan paru-paru adalah lungfish atau salamander fish.

Ikan merupakan hewan berdarah dingin (piokiloterm), yaitu suhu tubuhnya menyesuaikan suhu lingkungan. Peredaran darah ikan memiliki aliran yang sederhana. Jantung akan memompa darah menuju insang untuk mengikat oksigen. Setelah itu, darah akan langsung diedarkan ke seluruh bagian tubuh dan akan kembali ke jantung lagi. Jantung ikan memiliki anatomi yang paling sederhana diantara vertebrata lain. Jantungnya hanya memiliki 2 ruang, yaitu terdiri atas 1 serambi dan 1 bilik.

Insang ikan bertulang keras biasanya memiliki sruktur penutup insang yang disebut operkulum. Operkulum ini akan membuka untuk mengeluarkan air yang telah diproses oleh insang. Sedangkan ikan bertulang rawan, mereka tidak memiliki operkulum, mereka hanya memiliki celah insang saja. Celah insang ini seperti lubang-lubang yang menjadi saluran keluarnya air.

Ikan yang bertulang keras akan memiliki kantong renang (swim bladder) dalam tubuhnya. Kantong renang ini membantu tubuh ikan dalam mengambang dan berenang di dalam air. Kantong ini berisi gas-gas seperti nitrogen dan oksigen yang dapat diatur jumlahnya untuk memudahkan ikan naik ke permukaan atau menyelam di kedalaman. Ikan bertulang keras juga memiliki garis lateral (gurat sisi) yang berperan untuk mendeteksi tekanan air ketika berenang.

Organ ekskresi ikan berupa ginal yang akan menyaring darah dan membuang hasil ekskresi melalui kloaka. Kloaka juga akan menjadi pintu pembuangan bagi hasil-hasil pencernaan ikan. Ikan sangat beragam dalam mengambil makanan, ada yang memakan hewan, tumbuhan, keduanya, memakan bangkai, dan ada juga yang berperan sebagai parasit penghisap darah hewan air lain.

Reproduksi

Ikan memiliki alat reproduksi yang terpisah. Kebanyakan ikan bereproduksi secara ovipar dan beberapa bereproduksi secara ovovivipar dan vivipar. Pembuahan umumnya terjadi di luar tubuh atau fertilisasi eksternal. Ikan betina akan mengeluarkan telurnya diikuti si jantan yang mengeluarkan sperma dan terjadilah pembuahan. Pada ikan hiu pembuahan terjadi di dalam tubuh betina, telur yang telah dibuahi akan bertahan di dalam tubuh betina hingga telur menetas. Bayi hiu akan keluar dari tubuh betina setelah menetas dari telur. Ikan eelpout (Zoarces viviparous) akan mengandung embrio di dalam tubuhnya seperti hewan-hewan mamalia.

Peran pisces

Pisces telah menjadi komoditas ekonomi penting di seluruh dunia. Ikan-ikan yang ditangkap dan dibudidayakan menjadi sumber bahan makanan yang sangat digemari. Sektor perikanan bahkan menyumbang divisa yang sangat besar bagi suatu negara seperti Indonesia. Bahkan karena sangat bernilainya, banyak nelayan-nelayan asing sering nekad mencuri kekayaan ikan di Indonesia yang membuat pemerintah menjadi berang.

Penggolongan pisces

Dalam klasifikasi yang terbaru, pisces bukanlah suatu kelas akan tetapi penyebutan untuk kelompok ikan. Berdasarkan ciri-ciri morfologi yang dimiikinya, pisces dapat dibedakan menjadi 6 kelas, yaitu kelas placodermi, acanthodii, ostheichthyes, chondrichthyes, myxini, dan cephalaspidomorphi. Penjelasan singkat untuk masing-masing kelas adalah sebagai berikut.

Placodermi
Ikan berpelindung
Ikan berpelindung
Ikan dalam kelas ini telah lama punah dari muka bumi. Ikan ini telah memiliki rahang namun kepalanya dilindungi dengan struktur tameng yang keras dan berukuran besar. Ikan-ikan ini dinamakan ikan berpelindung.



Acanthodii
Ikan berduri
Ikan berduri
Ikan dalam kelas ini telah punah dari muka bumi. Memiliki rahang dan sirip-sirip yang berpasangan dan ditunjang dengan adanya duri yang tajam. Ikan dalam kelas ini disebut ikan berduri.



Osteichthyes
ikan mas
Ikan mas
Anggota pisces dengan jenis paling banyak. Mereka memiliki tulang keras, memiliki operkulum, kantong renang, dan sirip-sirip yang berpasangan. Contoh ikan dalam kelas ini adalah ikan mas.



Chondrichthyes
ikan hiu
Ikan hiu
Anggota kelas ini memiliki tulang rawan yang menyokong tubuhnya. Mereka tidak memiliki kantong renang dan pembuahannya terjadi di dalam tubuh (internal). Contoh anggota kelas ini adalah ikan hiu dan pari.



Myxini
Hagfish
Hagfish
Anggota kelas ini adalah ikan yang tidak memiliki rahang, mereka juga tidak memiliki sirip yang berpasangan. Pemakan bangkai yang buta namun memiliki indra penciuman yang tajam. Contoh dari kelas ini adalah hagfish.



Cephalaspidomorphi
lamprey
Lamprey
Sebagian besar anggota kelas ini telah punah dari alam. Mereka tidak berahang dan tidak memiliki sirip yang berpasangan. Ada jenis yang berperan sebagai parasit pada hewan-hewan lain. Semua anggota kelas ini berkembang biak di air tawar, walaupun hidupnya di lautan. Contoh dari kelas ini adalah lamprey.

0 komentar

Post a Comment