Thursday, February 12, 2015

Kelas Reptilia

Advertisement

Reptilia adalah vertebrata yang berjalan denga melata. Hewan-hewan ini akan berjalan dengan otot di ventral tubuhnya atau kaki pendek yang menyebabkan perutnya mendekati tanah. Reptilia adalah hewan berdarah dingin dan memiliki sisik seperti ikan. Reptil memiliki jantung dengan 4 ruang jantung, namun pada bagian serambinya terdapat lubang yang disebut foramen panizzae. Reptil hidup hampir di semua tempat di dunia, mereka hidup di darat, air, bahkan di dalam tanah. Buaya, ular, kadal, dan kura-kura adalah kelompok-kelompok reptil yang umum di sekitar kita.

Struktur tubuh

Reptil biasanya memiliki empat kaki untuk bergerak, kecuali untuk kelompok ular. Kaki ini memiliki struktur khusus dan berbentuk pendek sehingga perutnya hampir menyentuh tanah. Namun, walaupun kakinya pendek, mereka tetap dapat berlari dengan cukup cepat. Bahkan jenis buaya pelari yang hidup di Australia mampu berlari hingga 40 km/jam hanya dengan kaki belakangnya saja.

selaput mata buaya
Selaput mata buaya
Reptil air seperti buaya memiliki selaput pelindung mata saat mereka menyelam di dalam air. Selaput ini cukup tipis yang memungkinkan buaya dapat melihat di dalam air dan matanya terlindungi dari air di sekitarnya. Jenis kadal tuatara yang hidup di benua amerika malahan memiliki mata ke-3 yang terletak di atap kepalanya. Mata ke-3 ini kecil, tidak sebesar mata normalnya dan tidak terlalu berkembang.

Kura-kura galapagos
Kura-kura galapagos
Reptil dari kelompok kura-kura memiliki pelindung tubuh yang kuat dan menjaganya dari benturan. Pelindung tersebut merupakan modifikasi dari tulang-tulang kura-kura yang berkembang besar dan saling menempel untuk membentuk pelindung. Kura-kura raksasa Galapagos memiliki ukuran sangat besar dan dapat hidup hingga berabad-abad dan bereproduksi ratusan kali.

Reptil adalah hewan berdarah dingin (poikiloterm), suhu tubuhnya selalu menyesuaikan dengan suhu lingkungan. Banyak reptil akan berjemur di siang hari untuk memperoleh panas matahari untuk membantu proses metabolisme tubuhnya. Apabila tubuhnya terlalu dingin, proses metabolisme bisa terganggu dan dapat menyebabkan kematian. Reptil tidak memiliki kelenjar keringat, oleh karena itu untuk membuang kelebihan panas mereka akan membuka mulutnya lebar-lebar agar tubuhnya menjadi lebih dingin.

Organ khusus yang dimiliki reptil adalah jantung dengan 4 ruang, namun dengan sekat yang belum sempurna. Pada sekat yang membatasi serambi kiri dan serambi kanan terdapat lubang kecil yang dinamakan foramen panizzae, lubang ini nampak sangat jelas pada buaya. Karena adanya lubang ini, darah bersih dan darah kotor dalam serambi dapat sedikit bercampur.

Reproduksi

Reproduksi terjadi secara internal, dimana hewan jantan akan melakukan kopulasi untuk memasukkan sperma ke dalam tubuh betina. Reproduksi reptil umumnya terjadi dengan ovipar. Namun beberapa jenis ular akan bereproduksi secara ovovivipar, telur akan dibiarkan tetap dalam tubuhnya hingga menetas, seteleh menetas barulah anak-anak ular tersebut akan dilahirkan dari tubuh induknya. Penyu akan bertelur di tempat yang sama dengan tempat kelahirannya dahulu. Mereka akan berenang ribuan kilometer untuk mencapai pulau tempat mereka dilahirkan. Buaya akan menimbun telurnya di dalam tanah atau tumukan sampah daun agar dapat menetas. Yang unik dari telur buaya adalah jenis kelamin anak-anaknya ditentukan oleh suhu penetasan telur-telur tersebut.

Peran reptilia

black mamba
Black mamba, ular yang sangat berbisa
Ular-ular berbisa banyak ditangkap dan diambil bisanya untuk dijadikan obat antibisa. Obat antibisa sangat membantu dalam mengobati korban gigitan ular-ular dengan bisa sangat beracun seperti kobra atau ular derik. Banyak jenis kadal dan kura-kura kecil dipelihara untuk dijadikan hewan peliharaan. Beberapa jenis kura-kura darat bahkan memiliki harga jual yang sangat tinggi karena dianggap sebagai hewan peliharaan eksotis.

Penggolongan reptilia

Reptilia digolongkan menjadi 9 ordo berbeda, namun 5 ordo telah punah dari muka bumi. 4 ordo yang masih tersisa adalah ordo squamata, chelonian, crocodylia, dan rhinchochepalia.

Kadal
Ordo squamata: subordo sauria
Sauria merupakan reptil darat, berkaki empat, berjalan dengan perut mendekati tanah. Anggota dari subordo ini adalah kadal.








ular
Ular
Ordo squamata: subordo serpentes
Serpentes merupakan reptil tanpa kaki, berjalan dengan menggerakkan otot-otot di bagian ventral, sisiknya akan mengelupas agar tubuhnya dapat berkembang menjadi lebih besar. Anggota dari subordo ini adalah ular.






Kura-kura
Ordo chelonia
Chelonia merupakan reptil dengan lempeng-lempeng pelindung, tulang belakang dan rusuk saling menyatu membentuk pelindung tersebut. Contoh anggota dari ordo ini adalah kura-kura.







buaya
Buaya
Ordo crocodylia
Crocodylia merupakan reptil dengan habitat perairan. Memiliki gigi yang tajam dan kuat untuk mencabik daging mangsanya. Contoh anggota dari ordo ini adalah buaya.






tuatara
Tuatara
Ordo rhinchochepalia
Rhinchochepalia merupakan reptil prasejarah yang masih tetap bertahan hingga saat ini. Reptil dalam kelompok ini memiliki mata ke-3 di dahinya yang kurang begitu berkembang. Contoh anggota ordo ini adalah tuatara. 

2 komentar: