Sunday, January 4, 2015

Klorofil : Reseptor cahaya

Advertisement

Klorofil adalah pigmen yang terdapat dalam tilakoid kloroplas. Klorofil biasa dikenal dengan nama zat hijau daun karena pigmen inilah yang menyebabkan daun dapat berwarna hijau. Bagaimana dengan daun yang berwana ungu, merah, atau biru? Baca artikel Pigmen fotosintesis pada daun yang tidak hijau.

Pigmen adalah sebutan bagi molekul-molekul yang mampu menyerap cahaya (berperan sebagai reseptor cahaya). Beberapa pigmen mampu menyerap cahaya dalam semua panjang gelombang, sedangkan yang lainnya hanya mempu menyerap beberapa macam panjang gelombang saja. Hal inilah yang mempengaruhi warna pigmen tersebut di penglihatan manusia.

Cahaya matahari merupakan cahaya putih yang tersusun atas banyak warna. Ketika cahaya matahari mengenai suatu pigmen kemudian pigmen tersebut berwarna hijau, maka yang sebenarnya terjadi adalah semua jenis warna diserap oleh pigmen tersebut kecuali warna hijau. Warna hijau yang tidak terserap ini akan memantul dan ditangkap oleh mata manusia sehingga pigmen tersebut nampak hijau seperti yang terjadi pada klorofil.

dispersi cahaya
Cahaya putih tersusun atas banyak warna

Klorofil dalam kloroplas ditemukan dalam dua jenis, yaitu klorofil a dan klorofil b. Selain itu, kerja klorofil juga dibantu oleh pigmen lain yang disebut karotenoid. Klorofil a merupakan pigmen utama sebagai reseptor cahaya, dan kerjanya dibantu oleh krorofil b dan karotenoid. Klorofil a, klorofil b, dan karotenoid mampu menangkap cahaya dalam panjang gelombang yang berbeda-beda sehingga membuatnya sangat efisien dalam memanfaatkan energi matahari. Perhatikanlah grafik berikut ini.

penyerapan cahaya oleh pigmen klorofil

Dalam grafik tersebut nampak bahwa klorofil a, b, dan karotenoid mampu menagkap cahaya dalam panjang gelombang yang berbeda-beda. Dengan adanya ketiganya, cahaya putih yang memiliki banyak panjang gelombang cahaya dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin. Apa yang terjadi apabila tidak terdapat klorofil b dan karotenoid, apakah tumbuhan akan mati? Tentu saja tidak, namun proses penyerapan energi cahaya matahari tidak akan berlangsung optimal sehingga pertumbuhan dari tumbuhan tersebut tidak akan maksimal.

0 komentar

Post a Comment