Sunday, December 14, 2014

Struktur dan Fungsi Usus Besar

Advertisement

Usus besar (colon) merupakan kelanjutan dari usus halus dalam sistem pencernaan manusia. Setelah sebagian besar nutrisi makanan diserap oleh usus halus, sisa makanan akan masuk ke usus besar untuk diproses lebih lanjut. Usus besar manusia berukuran lebih pendek dari usus halus dengan panjang sekitar 1,5 m. Usus besar berfungsi dalam penyerapan sebagian nutrisi, air, dan memadatkan feses agar mudah dikeluarkan dari dalam tubuh. Usus besar manusia tersusun atas empat lapis jaringan yaitu mukosa, submukosa, muskularis propria, dan serosa.

Jaringan yang terletak paling dalam adalah jaringan mukosa dengan struktur halus, tipis, dan tidak mengandung vili (jonjot usus). Jaringan ini berumur pendek dan akan segera diganti dengan jaringan baru dalam waktu 4 hingga 6 hari. Jaringan mukosa akan bersentuhan langsung dengan makanan yang masuk ke dalam usus besar. Sebelah luar jaringan mukosa terdapat jaringan submukosa yang merupakan jaringan ikat yang mempertahankan dan mengikat mukosa. Dalam submukosa terdapat banyak sel darah putih yang berfungsi mencegah infeksi bakteri dalam usus besar. Jaringan berikutnya adalah jaringan muscularis propria, merupakan jaringan otot yang memungkinkan terjadinya gerakan peristaltis di usus. Jaringan paling luar adalah jaringan serosa yang berfungsi sebagai pelindung usus besar dari kerusakan mekanis.

struktur usus besar
Struktur usus besar manusia

Usus besar manusia terbagi menjadi 4 bagian, yaitu ascenden, descenden, transversal, dan sigmoid. 
  • Bagian ascenden (colon ascenden) merupakan bagian usus besar yang mengarah ke atas dan berbatasan langsung dengan usus halus. Fungsi colon ascenden adalah untuk menyerap nutrisi yang belum terserap usus halus, menyerap air, dan memadatkan feses.
  • Bagian transversal (colon transversal) merupakan kelanjutan dari colon ascenden dengan arah mendatar. Fungsi utama colon transversal adalah untuk menyempurnakan penyerapan nutrisi, air, dan memadatkan feses.
  • Bagian descenden (colon descenden) merupakan kelanjutan dari kolon transversal dengan arah ke bawah. Fungsi colon descenden adalah sebagai penampung sementara feses sebelum di masuk ke rektum.
  • Bagian sigmoid (colon sigmoid) merupakan kelanjutan dari colon descenden, berbentuk S dan pendek sehingga dinamakan sigmoid. Bagian ini memiliki kontraksi otot yang kuat dan berfungsi dalam menekan feses agar mudah dikeluarkan menuju rektum.

Dalam usus besar juga terdapat cecum (usus buntu), yaitu bagian awal usus besar yang berbentuk kantong. Cecum juga berperan dalam penyerapan nutrisi dan air walaupun tidak signifikan. Pada cecum terdapat appendix (umbai cacing), kemungkinan merupakan sisa-sisa organ tubuh yang dimiliki nenek moyang manusia (organ vestigial). Fungsi umbai cacing belum diketahui dengan jelas saat ini.

Usus besar manusia dihuni berbagai macam jens bakteri yang menguntungkan tubuh (flora normal). Bakteri-bakteri ini akan mencerna sisa-sisa makanan yang tidak dapat dicerna sistem pencernaan manusia dan menghasilkan vitamin B dan vitamin K yang berguna bagi tubuh. Bakteri menguntungkan tersebut juga dapat mencegah berkembangnya bakteri patogen di usus besar manusia dengan cara menghambat penempelan bakteri patogen di dinding usus besar. Bakteri ini juga akan menjadi bagian dari feses sehingga menjadikan struktur feses lebih padat dan mudah dikeluarkan.

0 komentar

Post a Comment