Sunday, March 2, 2014

Proses Nitrifikasi dan Denitrifikasi

Advertisement

Nitrogen (N2) merupakan unsur yang paling melimpah di atmosfer bumi (78% penyusun atmosfer). Jumlah nitrogen yang sangat banyak sebanding dengan fungsinya yang sangat besar bagi kelangsungan hidup berbagai macam organisme di bumi. Nitrogen merupakan salah satu atom penyusun protein, yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup.

Daur Nitrogen

Nitrogen di udara tidak dapat dimanfaatkan secara langsung oleh hewan maupun tumbuhan karena kedua organisme tersebut tidak mampu menangkap nitrogen bebas. Penangkapan nitrogen bebas sehingga siap digunakan oleh hewan dan tumbuhan membutuhkan bantuan dari bakteri tanah. Beberapa bakteri yang dapat menangkap nitrogen bebas di udara adalah jenis Rhizobium dan Azotobacter.
Kedua bakteri tersebut akan menangkap nitrogen kemudian mengubahnya menjadi ammonia. Tetapi amonia bersifat racun sehingga tumbuhan belum mampu memanfaatkannya. Oleh karena itu, bakteri Nitrosomonas akan mengubah amonia menjadi Nitrit. Selanjutnya bakteri Nitribacter akan mengubah nitrit menjadi nitrat yang siap digunakan oleh tumbuhan sebagai bahan baku asam amino pembentuk protein. Protein yang telah dibentuk oleh tumbuhan dapat dikonsumsi oleh hewan untuk kelangsungan hidupnya.Proses pengubahan amonia menjadi nitrit yang dilanjutkan menjadi nitrat disebut dengan proses Nitrifikasi.

Proses Nitrifikasi
  • Amonia (NH4+) diubah menjadi nitrit (NO2-) oleh Nitrosomonas
  • Nitrit (NO2-) diubah menjadi nitrat (NO3-) oleh Nitrobacter
Nitrat dalam tanah selain digunakan oleh tumbuhan, juga mengalami proses pengubahan kembali menjadi nitrogen bebas oleh bakteri Pseudomonas dan Clostridium. Proses pengubahan nitrat menjadi nitrogen disebut dengan proses Denitrifikasi.

Proses Denitrifikasi
  • Nitrat (NO3-) diubah oleh Pseudomonas dan Clostridium menjadi nitrogen (N2).
Tambahan: 
Amonia (NH3) berbentuk gas dan dalam keadaan terlarut dalam air akan membentuk senyawa amonium (NH4+). Selain dari aktifitas bakteri penangkap nitrogen bebas, amonia dapat muncul dari proses mineralisasi protein yang berasal dari tumbuhan dan hewan yang telah mati.

0 komentar

Post a Comment