Wednesday, November 6, 2013

Gen Yang Saling Tumpang Tindih (Overlapping)

Advertisement

Gen yang saling tumpang tindih (Overlapping) merupakan gen yang ekspresi nukleotidanya tummpang tindih dengan ekspresi nukleotida gen lain. Sebagai contoh Gen A memiliki nukleotida nomor 1 hingga 300 yang berguna bagi sintesis Protein A, dan Gen B memiliki nukleotida nomor 289 hingga 570 yang berguna bagi sintesis Protein B, disini nampak bahwa nukleotida nomor 289 hingga 300 merupakan bagian dari dua gen yang berbeda.
Overlapping gen terjadi pada genom virus, prokariota maupun eukariota, namun lebih banyak terjadi pada genom virus dan prokariota. Genom prokariota berukuran kecil sehingga banyak gen yang overlapping agar genom kecil tersebut cukup untuk menyimpan seluruh informasi genetik yang dibutuhkan bagi sintesis proteinnya. Sebagai contoh, bakteriofag фX174 mempunyai sebuah untai tunggal DNA yang panjangnya lebih kurang hanya 5000 nukleotida. Seandainya dari urutan basa ini hanya digunakan sebuah rangka baca, maka akan terdapat sekitar 1700 asam amino yang dapat disintesis. Kemudian, jika sebuah molekul protein rata-rata tersusun dari 400 asam amino, maka dari sekitar 1700 asam amino tersebut hanya akan terbentuk 4 hingga 5 buah molekul protein. Padahal kenyataannya, bakteriofag фX174 mempunyai 11 protein yang secara keseluruhan terdiri atas 2300 asam amino. Dengan demikian, jelaslah bahwa dari urutan nukleotida yang ada tidak hanya digunakan sebuah rangka baca, dan urutan basa yang diekspresikan (gen) dapat tumpang tindih satu sama lain.

0 komentar

Post a Comment