Friday, August 21, 2015

Organ-Organ Sistem Peredaran Darah

Advertisement

Sistem peredaran darah merupakan sub-materi biologi yang mempelajari tentang organ-organ peredaran darah, proses peredaran darah, dan kelainan-kelainan dalam sistem peredaran darah. Peredaran darah merupakan proses penting yang memiliki fungsi mengangkut O2 dan sari makanan ke seluruh tubuh serta mengangkut CO2 dan sampah metabolisme dari seluruh tubuh, melawan bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh, melakukan penutupan saat terjadi luka. Organ-organ yang berperan dalam sistem peredaran darah adalah jantung dan pembuluh darah.

Jantung


Jantung merupakan organ pemompa darah, yang akan mengalirkan darah ke seluruh bagian tubuh. Jantung manusia berukuran hampir sama dengan kepalan telapak tangan. Organ ini tersusun atas otot khusus yang tidak pernah merasa lelah dalam berkontraksi (bayangkan apa yang terjadi bila jantung kita lelah berdetak). Jantung manusia memiliki empat ruang yaitu serambi kanan, bilik kanan, serambi kiri, dan bilik kiri.

lapisan dinding jantung
Lapisan dinding jantung

Jantung dilindungi oleh selaput yang disebut pericardium, di dalam selaput ini terdapat sedikit cairan yang berfungsi untuk melindungi jantung dari benturan. Sedangkan dinding jantung terdiri atas tiga lapisan jaringan yatu epikardium, miokardium, dan endokardium.

Jantung dapat terletak di tengah rongga dada dengan sedikit menjorok ke arah kiri. Penjorokan kearah kiri ini disebabkan karena jantung bagian kiri (serambi dan bilik kiri) berukuran lebih besar dari jantung bagian kanan (serambi dan bilik kanan). Jantung bagian kiri berukuran lebih besar dan memiliki jaringan lebih tebal karena berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Sedangkan jantung bagian kanan memiliki tugas lebih ringan dengan memompa darah ke paru-paru.

Sel-sel otot jantung memiliki kemampuan membesar (sama dengan otot tubuh) apabila dilatih. Jantung seorang olahragawan akan berukuran lebih besar dibandingkan jantung seorang peneliti yang jarang berolahraga.

Di antara ruang-ruang jantung terdapat katup yang berfungsi menghalangi darah untuk mengalir balik. Diantara serambi kanan dan bilik kanan terdapat katup yang disebut valvula trikuspidalis, sedangkan diantara serambi kiri dan bilik kiri terdapat valvula bikuspidalis. Selain itu pada pintu masuk arteri pulmonalis (pembuluh darah yang menuju paru-paru) juga terdapat katup yang disebut valvula semilunar pulmonalis. Dan pada pintu masuk aorta (pembuluh ateri yang paling besar) terdapat valvula semilunar aorta. 

anatomi jantung

Jantung orang dewasa berdetak 60 hingga 100 kali setiap menit. Detak jantung orang yang satu dan lainnya berbeda-beda tergantung dari usia, jenis kelamin, dan aktivitasnya. Laki-laki biasanya memiliki detak jantung lebih banyak dibandingkan perempuan dalam satu menitnya. Orang dewasa akan memiliki detak jantung lebih banyak dibandingkan anak kecil, karena memiliki tubuh yang lebih besar. Semakin aktif seseorang juga akan menyebabkan jantungnya berdetak lebih cepat untuk memompa darah yang membawa oksigen dan nutrisi makanan.

Darah dalam tubuh selalu berputar-putar dari jantung tersebar ke seluruh tubuh, kembali ke jantung, dan akan tersebar kembali. Proses peredaran darah terjadi dengan urutan sebagai berikut.
  • Darah kotor (banyak mengandung CO2 dan sampah metabolisme) masuk ke serambi kanan jantung melalui vena cava (pembuluh vena yang paling besar).
  • Darah dalam serambi kanan dipompa menuju bilik kanan.
  • Darah dari bilik kanan dipompa menuju paru-paru melalui arteri pulmonalis (pembuluh arteri dari jantung menuju paru-paru)
  • Terjadi proses pembersihan darah di paru-paru dengan menukar CO2 dengan O2.
  • Darah bersih yang banyak mengandung O2 dimpompa menuju serambi kiri jantung melalui vena pulmonalis (pembuluh vena dari paru-paru menuju jantung).
  • Darah dalam serambi kiri dipompa menuju bilik kiri.
  • darah dalam bilik kiri dipompa ke seluruh tubuh melalui aorta (pembuluh arteri yang paling besar).

Pembuluh Darah


Manusia memiliki tiga macam pembuluh darah, yaitu pembuluh arteri, pembuluh vena, dan kapiler darah.
  • Arteri (pembuluh nadi) merupakan pembuluh yang mengalirkan darah keluar dari jantung.
  • Vena (pembuluh balik) merupakan pembuluh yang mengalirkan darah menuju ke jantung.
  • Kapiler darah merupakan pembuluh berukuran kecil yang menghubungkan arteri dengan vena, dalam kapiler inilah terjadi pertukaran O2 dengan CO2, serta pertukaran sari makanan dengan sampah metabolisme.
pembuluh arteri dan vena
Pembuluh arteri dan vena

Arteri dan vena tersusun atas tiga lapisan jaringan yaitu:
  • Tunika intima, merupakan lapisan yang paling tipis tersusun atas selapis sel endothelium
  • Tunika media, tersusun atas otot polos, serabut elastis, dan jaringan pengikat. Pada arteri, jaringan ini lebih tebal karena memiliki otot polos yang lebih banyak.
  • Tunika adventitia, tersusun atas jaringan pengikat. Pada vena lapisan ini merupakan lapisan paling tebal.

Pembuluh darah dapat menyempit dan melebar karena pengaruh dari kondisi tubuh dan lingkungan. Suhu yang dingin akan menyebabkan pembuluh darah menyempit (vasokontriksi), sedangkan suhu yang panas akan menyebabkan pembuluh darah melebar (vasodilatasi). Saat seseorang berolahraga pembuluh darah juga akan melebar untuk meningkatkan pasokan darah menuju otot-otot tubuhnya.

Perbedaan arteri dan vena
  • Arteri memiliki jaringan yang tebal dan elastis, sedangkan vena memiliki jaringan dan bersifat kurang elastis.
  • Arteri terletak agak dalam dari permukaan tubuh (tersembunyi), sedangkan vena terletak dekat dengan permukaan tubuh.
  • Arteri mengangkut darah keluar dari jantung, sedangkan vena mengangkut darah menuju jantung.
  • Denyut jantung dapat dirasakan pada arteri, sedangkan pada vena tidak dapat dirasakan.
  • Bila arteri terluka darah memancar, sedangkan apabila vena terluka darah menetetes.
  • Arteri hanbya memiliki satu katup sedangkan vena memiliki banyak katup.
  • Arteri yang paling besar bernama aorta sedangkan vena yang paling besar bernama vena cava.

0 komentar

Post a Comment